Minggu , September 20 2020
Home / Daerah / Mamuju / Rahim: Kita Mesti Berterima Kasih Kepada Pejuang Pembentukan Sulbar

Rahim: Kita Mesti Berterima Kasih Kepada Pejuang Pembentukan Sulbar

Mamuju – Wakil ketua DPRD Sulbar H. Abdul Rahim menyampaikan rasa penghormatannya kepada seluruh pejuang pembentukan Sulawesi Barat jelang HUT Sulbar yang ke-16 Tahun.

Provinsi Sulbar lahir dari proses perjuangan panjang dan mengorbankan segalanya. Terima kasih para Founding Fathers. Kami ada karena tetesan keringat, pengorbanan tenaga, pikiran materi bahkan kehormatan engkau pertaruhkan demi persembahan Tanah Mandar dalam sebuah Provinsi.

Tugas kita semua adalah merawat dan berjuang keras, tulus dan ikhlas mengejawantahkan spirit, mimpi dan cita-cita mulia yang melandasi patriotisme para Pejuang, mengapa tanah Mandar (Paku-Suremana) dipahami sebagai suatu keniscayaan sejarah untuk sebuah Provinsi yang Malaqbiq (terminologi alm. Husni Djamaluddin).

“Ini sesungguhnya pesan penting yang hendak terus diingatkan kepada para penentu kebijakan agar tidak hanya menjadi PENIKMAT, PEMBURU JABATAN apalagi PENGKHIANAT di tengah rakyat mulai ragu, cemas bahkan skeptis, lalu bertanya “Apa artinya berpisah dari Provinsi Sulawesi Selatan kalau tak memberikan kemajuan dan kesejahteraan”, ucap Rahim yang juga salah satu tokoh pemuda ketika perjuangan rakyat Mandar untuk melahirkan provinsi otonom baru dari 33 proviinsi di Indonesia.

lanjut Abdul Rahim, menyampaikan kita semua penting mengingat, bahwa Perjuangan Pembentukan Provinsi Sulbar hanya jalan/ instrumen bukan tujuan. Tetapi filosofi Perjuangan sungguhnya yang kita tuju adalah KEMAJUAN, KESEJHATERAAN, KEADILAN dan KEMULIAAN (MALAQBIQ), tutupnya. ***

Penulis : Akbar

Editor : Acho Antara

Produksi: by media sulbar.com

About admin

Awalnya saya tak pernah berpikir untuk menjadi jurnalis. Pada tahun 2006, saya dipaksa untuk menjadi pewarta oleh om MP yang saat itu bekerja di koran harian Mercusuar, Palu, Sulteng. Sejak itu, meski harus tertatih-tatih, akhirnya profesi ini saya geluti dengan serius untuk menjadi jurnalis yang profesional. Tepat tahun 2008, saya milih hijrah dari Palu ke Mamuju untuk mengembankan koran Suara Sulbar. Namun usianya hanya setahun sehingga saat itu ikut memberanikan diri melamar di perusahaan BUMN LKBN Antara Biro Sulselbar. Bekerja di kantor berita negara ini cukup lama. Bahkan masyarakat Sulbar lebih akrab mengenal nama saya dengan sapaan Acho Antara alias A. Acho Ahmad AH. Selepas bekerja di LKBN Antara pada tahun 2017, saya pun mendirikan media online Mediasulbar. Com dibaeah naingan PT Media Sulawesi Barat, sebagai jembatan untuk menyalurkan informasi, edukasi bagi masyarakat Sulbar. Kami bertekad kuat, kelak mediasulbar. Com jadi referensi oleh pembaca berita guna kemajuan daerah di Tanah Malaqbi Mandar.. Wassalam..
error: Content is protected !!