oleh

Klinik Hukum BAIN HAM RI  di Seluruh Desa , Kadis PMD Gowa  Sulawesi Selatan sebut Program Pro Rakyat

-Hukum-52 views

Gowa – Program Klinik Hukum BAIN HAM RI di Seluruh Desa di Indonesia , terus mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat dan pemerintah desa salah satunya dari Dinas Pemberdayaan masyarakat desa (PMD)  Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa,Drs.Muh Asrul ,MM, menyambut program BAIN HAM RI sebagai program yang pro rakyat karena program ini selain memberikan pendampingan hukum juga sebagai tempat pendidikan hukum bagi masyarakat yang belum paham terkait dengan hukum.

Dukungan tersebut terungkap saat Ketua Bidang OKK DPP BAIN HAM RI ,Djaya Jumain,SKM.,SH dan Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga, Peri Herianto,SH, Mengunjungi Kantor Dinas PMD Kabupaten Gowa sebagai langkah awal membangun kemitraan dengan pemerintah desa di seluruh Indonesia pada umumnya dan khususnya di Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan.

Untuk pembentukan Klinik Hukum di seluruh Indonesia ,Dewan Pimpinan Pusat ( DPP ) Badan Advokasi Investigasi Hak Asasi Manusia Republik Indonesia ( BAIN HAM RI ) telah membentuk Tim Kerja Nasional Pembentukan Klinik Hukum di seluruh Indonesia dan dinahkodai oleh Muh.Irwan,SH.,Ungkap Ketua Bidang OKK, BAIN HAM RI , Djaya Jumain,SKM,SH.

Tim Kerja Nasional ini akan melakukan kordinasi dan komunikasi dengan DPW BAIN HAM RI di seluruh Indonesia untuk mempercepat dan mempermudah terbentuknya Klinik Hukum di seluruh desa di Indonesia (*).

Tentang Penulis: Acho Ahmad

Gambar Gravatar
Pemilik nama lengkap Aco Ahmad Andi Hamid merupakan CEO Mediasulbar Group sekaligus Pendiri dan pemimpin Umum Kantor Berita Online mediasulbar.com kini tengah fokus merambah bisnis industri media dengan meningkatkan performa kualitas sajian berita aktual yang terjadi di daerah. Awalnya saya mencoba belajar jadi koresponden di stasion Metro TV untuk penugasan areal liputan Mamuju pada tahun 2004. Namun saat itu masih sebatas magang dan hanya mampu bertahan beberapa bulan saja. Selanjutnya saya hijrah ke kota Palu di tahun 2006, dan bekerja di koran Harian Mercusuar Sulteng. Seiring berjalannya waktu, tepat akhir tahun 2008, ajakan pulang kampung oleh bapak H Muhammad Saal (Mantan Wakil Bupati Kabupaten Pasangkayu) untuk mendirikan Koran Suara Sulbar yang berkedudukan di Rangas, Mamuju dengan posisi jabatan selaku Pemimpin Redaksi. Namun perusahaan koran ini rupanya usianya hanya setahun saja, sehingga saat itu pun saya cukup stress telah kehilangan pekerjaan. Ujian itu tidak berlangsung lama karena perum LKBN Antara Biro Sulselbar membuka lowongan kerja untuk klasifikasi wartawan. Sebelum mundur di LKBN Antara pada tahun 2017, saya pun sebetulnya lebih awal mendirikan media online Mediasulbar.com dibawah naungan PT Media Sulawesi Barat sejak tahun 2015. Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh..!!!

News Feed