Selasa , Juli 7 2020
Home / Pendidikan & Kesehatan / 126 Mahasiswa STAI AL AZHARY, Pekan Depan Gelar PPL

126 Mahasiswa STAI AL AZHARY, Pekan Depan Gelar PPL

MAMUJU—Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al- Azhary akan melaksanakan program Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) pekan depan. Hal ini disampaikan ketua STAI Al Azhary Mamuju, Syamsul MA, saat memberikan materi di hadapan mahasiswa.

“Untuk tahun ini, kita akan melepas mahasiswa sebanyak 126 orang. Mereka akan didistribusi ke sejumlah lembaga pendidikan dan instansi terkait. Secara umum akan dibagi ke dalam dua kelompok besar. Yaitu, kelompok pendidikan yang akan disebar ke berbagai sekolah dan madrasah. Serta kelompok peradilan Islam yang akan disebar ke sejumlah kantor urusan Agama (KUA) dan Kantor Pengadilan Agama di Mamuju,” katanya, Sabtu (20/10/2018).

Untuk diketahui, lanjut Syamsul, saat ini, STAI Al-Azhary Mamuju memiliki dua program studi yaitu Pendidikan Agama Islam dan Peradilan Islam (Ahwalus Syakhsiyah).

Sementara itu, ketua Yayasan Pembinaan Insan al Azhar (YAPIZ), Dr. Mahyuddin Abdullah mengemukakan, program PPL memiliki dua fungsi. “Yaitu fungsi transformasi pengetahuan secara emprikal di lapangan. Dan kedua, adalah fungsi penggalian pengetahuan yang selama ini belum diserap di internal kampus,” urainya.

Sehingga, kata dia, urgensi PPL tidak hanya dipandang sebatas rutinitas akademik belaka. “namun yang terpenting ada pada subtansi serta out put yang dihasilkan nantinya,” jelas Mahyuddin.

Editor: Fathir

About admin

Awalnya saya tak pernah berpikir untuk menjadi jurnalis. Pada tahun 2006, saya dipaksa untuk menjadi pewarta oleh om MP yang saat itu bekerja di koran harian Mercusuar, Palu, Sulteng. Sejak itu, meski harus tertatih-tatih, akhirnya profesi ini saya geluti dengan serius untuk menjadi jurnalis yang profesional. Tepat tahun 2008, saya milih hijrah dari Palu ke Mamuju untuk mengembankan koran Suara Sulbar. Namun usianya hanya setahun sehingga saat itu ikut memberanikan diri melamar di perusahaan BUMN LKBN Antara Biro Sulselbar. Bekerja di kantor berita negara ini cukup lama. Bahkan masyarakat Sulbar lebih akrab mengenal nama saya dengan sapaan Acho Antara alias A. Acho Ahmad AH. Selepas bekerja di LKBN Antara pada tahun 2017, saya pun mendirikan media online Mediasulbar. Com dibaeah naingan PT Media Sulawesi Barat, sebagai jembatan untuk menyalurkan informasi, edukasi bagi masyarakat Sulbar. Kami bertekad kuat, kelak mediasulbar. Com jadi referensi oleh pembaca berita guna kemajuan daerah di Tanah Malaqbi Mandar.. Wassalam..
error: Content is protected !!