oleh

144 KK Di Desa Tubo Dapat Bantuan Beras dari Perum Bulog

MAJENE – Sebanyak 144 Kepala Keluarga (KK) yang ada di Desa Tubo, Kecamatan Tubo Sendana, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, mendapat bantuan beras dari Perusahaan Umum (Perum) Bulog.

“Bantuan beras ini sumbernya dari Perum Bulog Majene. Kami selaku Pemerintah Desa (Pemdes) hanya memfasilitasi saja,” kata Kepala Desa Tubo, Nasri, S.Ag yang dihubungi via telepon di Majene, 30/7/2021.

Menurutnya, masing-masing penerima bantuan mendapatkan bantuan berupa beras 10 Kilogram (Kg). Bantuan ini tidak terlepas hasil kerjasama antara Dinas Sosial Kabupaten Majene dengan pihak Perum Bulog.

Nasri menyebutkan, bantuan ini disambut gembira oleh masyarakat disaat kondisi ekonomi terpuruk dampak masa pandemmi virus Corona berkepanjan.

Ia menjelaskan, saat ini kebanyakan warga DesaTubo mulai tidak bekerja secara maksimal. Bahkan sejak pemberlakuan PPKM, sebagain warganya yang berprofesi nelayan tak bisa kembali ke Kota Balikpapan, Kaltim.

Nasri menandaskan, seluruh jajarannya bersama relawan  lainya akan terus bergerak melakukan pembagian bansos kepada masyarakat sesuai kuota yang ditetapkan.

Oleh sebab itu, Nasri  berharap kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) secara disiplin. Karena dengan begitu, salah satu upaya menekan kasus aktif Covid-19, yang belakangan ini mengalami peningkatan dengan varian covid-19 yang baru..

“Kami harus kuat untuk mensosialisasikan prokes Covid-19. Ini juga sebagai komitmen kami untuk terus menerus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya mengikuti anjuran pemerintah, termasuk mengajak masyarakat untuk segera di vaksin. Ini semua kami lakukan demi keselamatan masyarakat bersama. Tentunya kita semua berharap laju pertumbuhan Covid-19 cepat turun, sehingga masyarakat bisa kembali beraktivitas,” ucapnya mengakhiri.*****

Penulis Wahid
Editor:01MS

 

 

 

Tentang Penulis: Acho Ahmad

Gambar Gravatar
Pemilik nama lengkap Aco Ahmad Andi Hamid merupakan CEO Mediasulbar Group sekaligus Pendiri dan pemimpin Umum Kantor Berita Online mediasulbar.com kini tengah fokus merambah bisnis industri media dengan meningkatkan performa kualitas sajian berita aktual yang terjadi di daerah. Awalnya saya mencoba belajar jadi koresponden di stasion Metro TV untuk penugasan areal liputan Mamuju pada tahun 2004. Namun saat itu masih sebatas magang dan hanya mampu bertahan beberapa bulan saja. Selanjutnya saya hijrah ke kota Palu di tahun 2006, dan bekerja di koran Harian Mercusuar Sulteng. Seiring berjalannya waktu, tepat akhir tahun 2008, ajakan pulang kampung oleh bapak H Muhammad Saal (Mantan Wakil Bupati Kabupaten Pasangkayu) untuk mendirikan Koran Suara Sulbar yang berkedudukan di Rangas, Mamuju dengan posisi jabatan selaku Pemimpin Redaksi. Namun perusahaan koran ini rupanya usianya hanya setahun saja, sehingga saat itu pun saya cukup stress telah kehilangan pekerjaan. Ujian itu tidak berlangsung lama karena perum LKBN Antara Biro Sulselbar membuka lowongan kerja untuk klasifikasi wartawan. Sebelum mundur di LKBN Antara pada tahun 2017, saya pun sebetulnya lebih awal mendirikan media online Mediasulbar.com dibawah naungan PT Media Sulawesi Barat sejak tahun 2015. Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh..!!!