Hari Raya Idul Adha, Bupati Majene Sampaikan Permohonan Maaf

Majene – Hari Raya Idul Adha tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya, Hari Raya Kurban tahun ini masih dalam suasana pandemmi sehingga mengharuskan ummat muslim di daerahnya harus melaksanakan ibadah shalat Idul Adha di rumah.

Surat edaran himbauan yang dikeluarkan tentang pelaksanaan Shalat Idul Adha merupakan kesepakatan hasil rapat bersama Forkopimda  (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah),  menindaklanjuti surat edaran pemerintah pusat.

Pembatasan aktivitas pelaksanaan kegiatan ibadah shalat Idul Adha dan kegiatan Qurban di Kabupaten Majene setelah daerah ini masuk dalam asesmen zona Orange.

Bupati Majene Andi Achmad Syukri Tammalele, menyampaikan permohonaan maaf kepada seluruh masyarakat Majene atas dikeluarkannya surat himbauan tentang pelaksanaan Shalat Idul Adha di rumah.

“Dengan berat hati saya sampaikan, Sholat Idul Adha tahun ini ditiadakan di lapangan, masjid. Sholat Idul Adha di rumah masing-masing saja. Ini semua untuk menjaga seluruh warga. Mungkin kerabat atau tetangga akibat meningkatnya jumlah kasus yang terpapar. Jangan sampai nanti saudaraku juga terpapar,” kata Bupati Majene Andi Achmad Syukri Tammalele usai pelaksanaan shalat Idul Adha di rumah jabatan Bupati Majene, Selasa, 20/7/2021.

Bupati Majene Andi Achmad Syukri Tammalele bersama keluarga berfose usai laksanakan shalat Idul Adha di rumah jabatan Bupati Majene.

Melalui momentum hari lebaran kata dia, dirinya bersama keluarganya menyampaikan mohon maaf lahir dan batin, semoga lebaran tahun depan wabah Covid-19 sudah berlalu.***

Penulis MS

Rekomendasi Berita

Back to top button