Misi ke Dubai Untuk Siapa?

Mamuju – Gubernur Sulawesi Barat, Ali Baal Masdar bersama para pejabat teras lainnya serta personil BUMD Sulbar pada pertengan medio Pebruari 2019 telah melakukan lawatan hingga ke negeri penghasil minyak YAKNI Uni Emirat Arab (UEA) di Dubai.

Lantas apa misi Pemprov Sulbar melakukan perjalanan panjang hingga harus ke luar negeri? Apakah benar ini misi untuk mesejahterakan rakyat atau hanya sekedar “berwisata” guna menikmati ke indahan panorama alam serta keramahan warga yang mendiami wilayah timur tengah ini?

Diprediksi, dana yang digelontorkan untuk perjalanan ke Dubai tentu bukan angka yang sedikit, tetapi besaran angka rupiah tersebut tentu menelan dana hingga ratusan juta rupiah.

Jika dana yang digunakan mencapai angka ratusan rupiah, maka sumber pembiayaan yang digunakan rombongan gubernur Sulbar ke Dubai bisa jadi berasal dari pos spekulasi yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2019 atau memanfaatkan dana pribadi. Tetapi ada keyakinan besar bahwa pos anggaran ini tidak akan mungkin memanfaatkan dana pribadi oleh para pejabat yang ada di pemprov Sulbar.

Gubernur Ali Baal Masdar berangkaat ke Dubai bersama beberapa pejabat SKPD ini mengembang misi promosi atas segala potensi Sumber Daya Alam (SDA) Sulbar ke negeri penghasil minyak Uni Emirat Arab di Dubai selama beberapa hari terakhir.

Potensi yang dipromosikan dihadapan para calon investor ini diantaranya potensi migas, tambang emas, mangan, biji besi, PLTB, PLTMH. Bahkan juga ikut menpromosikan potensi perikanan, pertanian dan sector pariwisata terumbu karang dan beragam potensi lainnya.

Dihadapan puluhan wartawan, gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar setelah perjalanan ke luar negeri mengakui, kegiatan perjalanan ke Dubai bukan sekedar perjalanan biasa. Namun, ia bersama pejabat lainnya melakukan lawatan untuk menggiring calon investor untuk bisa berinvestasi besar di wilayah Sulbar.

“Kami ke negeri Dubai bukan untuk jalan jalan. Tetapi, kami mendapat undangan dari Dubai untuk ikut mempersentasekan potensi SDA yang ada di daerah kita. Ini kita lakukan dngan harapan agar dunia investasi ke Sulbar bisa tumbuh positif,” kata ABM sapaan akrab Ali Baal Masdar ini.

Mantan Bupati Polewali Mandar ini menyebutkan, potensi SDA yang ada di Sulbar sangat menjanjikan. Sehingga para calon investor daari Dubai pun berencana bertandang ke Sulbar. Maka dari itu, setelah lawatan ini maka pemerintah provinsi Sulbar akan menyiapkan segala data data yang dibutuhkan untuk memudahkan para calon investor yang tertarik berinvestasi di daearah ini.

Bahkan ABM dengan tegas masih akan melakukan penjajakan dengan calon investor di Negara Negara lain agar potensi SDA yang ada di Sulbar bisa digarap dengan baik untuk kemajuan daerah. “Nantinya saya akan kembali beertandang ke Negara asia lainnya bahkan bisa melawat hingga ke Eropa. Nanti kita bawa wartawan pada perjalanan berikutnya,” tutur ABM.

Ia juga menampik jika perjalanan ke Dubai dilakukaan secara diam-diam tanpa berkoordinasi dengan semua stakeholder yang ada di Sulbar. Termasuk, wakil gubernur Sulbar, Enny Anggraeni Anwar. “Tanpa terkecuali, semua pejabat yang digaji Negara pada lingkup Pemprov Sulbar telah mengetahui rencana perjalanan kami ke Negara Dubai,” pungkas ABM. (Acho)

Rekomendasi Berita

Back to top button