Rabu , Februari 26 2020
Home / Nasional / Pelajar SMK di Jakarta Ikut Demo DPR

Pelajar SMK di Jakarta Ikut Demo DPR

Jakarta — Puluhan pelajar SMK berseragam pramuka berkerumun di depan Polres Metro Jakarta Barat, Rabu (25/9). Mestinya para pelajar SMK di Tangerang tersebut hendak kegedung DPR untuk ikut demo, namun diadang aparat.

Puluhan pelajar tersebut dikumpulkan di halaman Polres Jakarta barat, pukul 13.30 WIB. Salah satu pelajar mengatakan hendak ikut aksi ke DPR seperti yang dilakukan para mahasiswa kemarin.

“Mau demo, mau bantu mahasiswa,” tutur salah satu pelajar.

Namun demikian, ketika mereka sedang berjalan menuju gedung DPR/MPR, aparat kepolisian mencegat dan meminta mereka berbalik arah dan menyeberang ke arah Tomang.
Pelajar tersebut mengaku menumpang bus bersama rekan-rekannya menuju DPR dari Cengkareng untuk ke Jakarta dari siang tadi.

Mereka pergi ke Jakarta dengan niatan ingin turut menyampaikan aspirasi di depan Gedung DPR/MPR. Ia mengaku niatannya tersebut merupakan inisiatif sendiri.

Sebelumnya, situasi serupa juga terjadi di pelataran halaman gedung DPR. Sejumlah pelajar diamankan petugas. Para pelajar itu mengaku ingin ikut berdemo menolak RUU meski tak tahu RUU apa yang akan ditolak.

Para pelajar itu diminta untuk duduk berjajar di trotoar depan gerbang utama Gedung DPR yang terletak di Jalan Gatot Subroto. Jumlahnya ratusan dan mengaku berasal dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Mereka diomeli polisi.
Beberapa dari mereka ada yang masih menggunakan jaket, seragam putih abu-abu, baju olah raga dan seragam pramuka. Tampak di antara baju yang mereka kenakan tertulis ‘SMK Negeri 9 Tangerang’ dan SMK Yapisda Cisoka.

Beberapa dari pelajar tersebut mengaku hanya ikut-ikutan teman mereka yang ingin melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR.

“Mau ikut demo, RUU,” kata seorang pelajar laki-laki itu kepada polisi.
(CNN)

About admin

Awalnya saya tak pernah berpikir untuk menjadi jurnalis. Pada tahun 2006, saya dipaksa untuk menjadi pewarta oleh om MP yang saat itu bekerja di koran harian Mercusuar, Palu, Sulteng. Sejak itu, meski harus tertatih-tatih, akhirnya profesi ini saya geluti dengan serius untuk menjadi jurnalis yang profesional. Tepat tahun 2008, saya hijrah dari Palu ke Mamuju untuk mengembankan koran Suara Sulbar. Namun usianya hanya setahun sehingga saya ikut memberanikan diri melamar di perusahaan BUMN LKBN Antara Biro Sulselbar. Bekerja di kantor berita negara ini cukup lama. Bahkan masyarakat Sulbar lebih akrab menyapa nama saya Acho Antara alias A. Acho Ahmad AH. Selepas bekerja di LKBN Antara pada tahun 2017, saya pun mendirikan media online Mediasulbar. Co. Id, sebagai jembatan untuk mendapatkan informasi bagi masyarakat Sulbar. Kami bertekad kuat, kelak mediasulbar. Co. Id jadi referensi oleh pembaca berita guna kemajuan daerah Tanah Malaqbi Mandar.. Wassalam..
error: Content is protected !!