oleh

Abdul Rahim: Anak Muda Harus Jadi Solusi Kemajuan Daerah

POLMAN – Wakil ketua DPRD Sulbar H. Abdul Rahim lakukan kegiatan Hearing Dialog di Desa Pussui, Kecamatan Luyo, Kabupaten Polewali Mandar

Kegiatan Hearing Dialog yang bertemakan “Anak Muda Dan Pembangunan” yang di laksanakan dengan pemuda karang taruna Pussui berjalan lancar dan mendapatkan apresiasi.

Di hadapan pemuda karang taruna Rahim menyampaikan, bahwa anak muda harus menjadi Agen perubahan serta Rangers dalam kemajuan pembangunan desa.

“Maka itu, pemuda harus
memanfaatkan waktu setiap harinya dalam kegiatan-kegiatan produktif saja, agar mendapatkan referensi serta membuka cakrawala berpikir demi menyelami yang namanya perubahan”, ucap, mantan ketua DPW NasDem Sulbar.

Selain itu, Rahim juga menyampaikan di hadapan Anak Muda serta lapisan Masyarakat Desa Pussui agar senantiasa tetap menjalankan protokol kesehatan (Prokes) di masa pandemi sekarang .

“Kita jangan abai dalam menjalankan himbauan pemerintah mengenai protokol kesehatan. Dan kita semua berharap semoga tahun depan negara kita terbebas dari yang namanya Corona”, tutupnya.

Tentang Penulis: Acho Ahmad

Gambar Gravatar
Pemilik nama lengkap Aco Ahmad Andi Hamid merupakan CEO Mediasulbar Group sekaligus Pendiri dan pemimpin Umum Kantor Berita Online mediasulbar.com kini tengah fokus merambah bisnis industri media dengan meningkatkan performa kualitas sajian berita aktual yang terjadi di daerah. Awalnya saya mencoba belajar jadi koresponden di stasion Metro TV untuk penugasan areal liputan Mamuju pada tahun 2004. Namun saat itu masih sebatas magang dan hanya mampu bertahan beberapa bulan saja. Selanjutnya saya hijrah ke kota Palu di tahun 2006, dan bekerja di koran Harian Mercusuar Sulteng. Seiring berjalannya waktu, tepat akhir tahun 2008, ajakan pulang kampung oleh bapak H Muhammad Saal (Mantan Wakil Bupati Kabupaten Pasangkayu) untuk mendirikan Koran Suara Sulbar yang berkedudukan di Rangas, Mamuju dengan posisi jabatan selaku Pemimpin Redaksi. Namun perusahaan koran ini rupanya usianya hanya setahun saja, sehingga saat itu pun saya cukup stress telah kehilangan pekerjaan. Ujian itu tidak berlangsung lama karena perum LKBN Antara Biro Sulselbar membuka lowongan kerja untuk klasifikasi wartawan. Sebelum mundur di LKBN Antara pada tahun 2017, saya pun sebetulnya lebih awal mendirikan media online Mediasulbar.com dibawah naungan PT Media Sulawesi Barat sejak tahun 2015. Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh..!!!

News Feed