Selasa , Maret 2 2021
Home / Daerah / Andi Ruskati: Gempa Sulbar Duka Masyarakat Indonesia

Andi Ruskati: Gempa Sulbar Duka Masyarakat Indonesia

MAJENE – Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Andi Ruskati Ali Baal, menyampaikan bahwa peristiwa gempa bumi magnitudo (M) 6,2 yang terjadi beberapa hari lalu, khususnya daerah terdampak yakni di Majene dan Mamuju, bukan hanya duka bagi Sulawesi Barat (Sulbar) melainkan duka bagi masyarakat Indonesia.

“Pascamusibah gempa bumi yang mengguncang wilayah Majene-Mamuju, pemerintah pusat dan daerah telah berbuat maksimal untuk penanganan dimasa tanggap darurat. Dukungan masyarakat Indonesia agar Sulbar kembali bangkit setelah diterjang gempa bumi ini begitu luar biasa. Kita bisa melihat, ribuan relawan setiap harinya keluar masuk ke Sulbar untuk membawa bantuan logistik pangan,” kata Andi Ruskati saat meninjau gang pengungsian di Desa Mekkatta, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, belum lama ini.

Karena itu kata Andi Ruskati yang juga anggota komisi IX DPR RI ini menyampaikan penghargaan dan terima kasih atas dukungan teman-teman di DPR RI, yang ikut meninjau masyarakat Mekkatta yang hingga kini masih memilih bertahan di gang-gang pengungsian.

Selain itu, para relawan, medis, TNI dan Polri atas kerjasama yang baik dengan pemerintah setempat sehingga proses penanganan korban dimasa tanggap darurat telah berjalan dengan baik.

 

“Kungjungan ke gang pengungsian korban gempa bumi di Mekkatta merupakan yang kedua kalinya. Hal ini kita lakukan untuk memastikan kondisi masyarakat yang terdampak bencana alam,” kata Andi Ruskati yang juga istri dari gubernur Sulbar.

Ruskati juga menyemangati masyarakat baik penyintas maupun warga yang terdampak langsung untuk bisa berbesar hati menjalani fase ujian berat ini. Kita tidak bisa larut dalam kesedihan dan sejatinya kita harus bangkit demi masa depan Sulbar yang Malaqbi dan berkemajuan.***

Penulis Acho Antara

About admin

Awalnya saya tak pernah berpikir untuk menjadi jurnalis. Pada tahun 2006, saya dipaksa untuk menjadi pewarta oleh om MP yang saat itu bekerja di koran harian Mercusuar, Palu, Sulteng. Sejak itu, meski harus tertatih-tatih, akhirnya profesi ini saya geluti serius untuk menjadi jurnalis yang profesional. Tepat tahun 2008, saya milih hijrah dari Palu ke Mamuju untuk mengembankan koran Suara Sulbar. Namun usianya hanya setahun sehingga saat itu juga ikut memberanikan diri melamar di perusahaan BUMN LKBN Antara Biro Sulselbar. Bekerja di kantor berita negara ini cukup lama. Bahkan masyarakat Sulbar lebih akrab mengenal nama saya dengan sapaan Acho Antara alias A. Acho Ahmad AH. Selepas bekerja di LKBN Antara pada tahun 2017, saya pun mendirikan media online Mediasulbar. Com dibawah naungan PT Media Sulawesi Barat, sebagai jembatan untuk menyalurkan informasi, edukasi bagi masyarakat Sulbar. Kami bertekad kuat, kelak mediasulbar. com jadi referensi oleh pembaca berita guna kemajuan daerah di Tanah Malaqbi Mandar.. Wassalam..
error: Content is protected !!