Angka Haraoan Hidup Sulbar Kisaran 64.22 Tahun

Mamuju – Angka harapan hidup Provinsi Sulawesi Barat saat ini berada pada kisaran angka 64,22 tahun atau masih berada dibawah rata-rata angka nasional 69,55 tahun.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat, dr. Achmad Azis dalam paparannya terkait pelaksanaan program kerja tahun 2017 di Mamuju, Kamis.
Menurutnya, kondisi angka harapan hidup ini sebagaimana data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
Jika dirunut berdasarkan kabupaten maka Kabupaten Mamasa menjadi kabupaten dengan Anggka harapan hidup tertinggi dengan capaian 70,38 tahun.
Ahmad Azis juga menjelaskan, kondisi tenaga kesehatan dilingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat dan sumber daya lain menjadi pengharapan dalam membangun sektor kesehatan.
Pada tahun 2017 ini kata dia, Dinas Kesehatan provinsi Sulawesi Barat mendapat anggaran APBD sebesar Rp 11.395.000.000 yang tebagi dalam tiga bagian besar (DAK, Kapitasi JKN dan Pelakksanaan Program Prioritas).
Penjabat Gubernur Sulawesi Barat, Carlo B Tewu, Program Prioritas Dinas Kesehatan diharapkan adanya efektifitas pelaksanaan kegiatan. Berdasarkan data yang ada capaian Pembangunan Kesehatan telah mengalami perbaikan, namun belum signifikan.
“Perlu keterlibatan semua lintas sector terutama Tim Penggerak PKK dalam mendorong upaya penurunan Kasus kematian ibu dan Bayi di Provinsi Sualwesi Barat,” kata Carlo.
Ia menyebutkan, petugas Kesehatan perlu merubah Paradigma berpikir dalam Intervensi pembangunan. “Change Your Mind” sebagai upaya dalam perubahan paradigma dalam mendorong peningkaran mutu dan standar Pelayanan Kesehatan di Sulawesi Barat.
Isu lain yang menjadi penekanan gubernur adalah perlunya regulasi dalam mendorong pemerataan tenaga medis khususnya dokter spesialis di enam Kabupaten provinsi Sulawesi Barat.

Rekomendasi Berita

Back to top button