Beranda Uncategorized Angka ISPA dan TBC Tinggi, Pemkab Majene Akan Bangun RS Paru Pertama...

Angka ISPA dan TBC Tinggi, Pemkab Majene Akan Bangun RS Paru Pertama di Sulbar

100

MAJENE – Pemerintah Kabupaten Majene berencana membangun Rumah Sakit Khusus Paru (RS Paru) pertama di Sulawesi Barat. Rencana strategis ini diungkapkan Bupati Majene, Dr. H. Andi Achmad Syukri Tammalele, SE., MM, Minggu (12/10/2026).

Bupati AST mengatakan, pembangunan RS Paru sangat mendesak mengingat tingginya kasus penyakit pernapasan di Majene, seperti ISPA, Tuberkulosis (TBC), dan asma yang dipicu oleh tingginya kebiasaan merokok, termasuk dampak kabut asap kiriman dari Kalimantan yang beberapa hari terakhir menyelimuti Majene.

“Selama ini warga Majene yang sakit paru-paru harus dirujuk ke Makassar. Kasihan. Jauh dan biaya besar. Kita ingin warga bisa berobat paru di Majene saja. Insya Allah kita akan bangun RS Paru,” tegas Bupati AST.

Bupati menyampaikan, rencana ini sementara diperjuangkan di pemerintah pusat agar tahun depan kita bisa wujudkan pembangunan diatas lahan 2 hektar di daerah Lutang.

Kepala Dinas Kesehatan Majene, Dra.Juliani Laupe. menjelaskan, pihaknya sudah menyiapkan lahan seluas 2 hektare di daerah Lutang, Kelurahan Tande untuk lokasi pembangunan.

“Feasibility Study (FS) dan Detail Engineering Design (DED) sudah kita susun tahun ini. Kita targetkan pembangunan fisik dimulai pada APBN 2027,” jelasnya.

RS Paru yang direncanakan akan dilengkapi dengan poli spesialis paru, laboratorium TBC, ruang isolasi respiratori, dan alat bronkoskopi modern.

“Ini ide brilian. Sulbar belum punya RS Paru khusus. Kasus TBC di Sulbar masih tinggi. Kalau Majene bisa membangun ini, Majene akan jadi rujukan kesehatan paru di Sulbar,” ujarnya.

Pemkab berharap dengan adanya RS Paru, angka kesakitan dan kematian akibat penyakit paru di Majene bisa ditekan. (Acoantara)