Kamis , Juli 2 2020
Home / Daerah / Aris: Pangali-Ali Tempat Bermain Ketika Usia Belasan

Aris: Pangali-Ali Tempat Bermain Ketika Usia Belasan

Majene – Bakal Calon Wakil Bupati Majene, Sulawesi Barat, Arismunandar Kalma mengakui jika kampung Pangali-Ali merupakan tempat bermain game saat usia belasan.

“Masyarakat Pangali-Ali sangat ramah. Dulu saat masih usia belasan tahun, saya setiap saat ada di kampung ini. Kerap kali, saya yang lebih awal datang dan juga sering paling akhir pulang dari teman sebayanya kala itu. Jadi, saya merasa Pangali-Ali berasa kampung sendiri,” kata Arismunandar dihadapan puluhan Kaling dalam ajang silaturahmi di Pangali-Ali, Selasa, 2/6.

Arismunandar Kalma mengaku sangat dekat dengan masyarakat yang mayoritas penduduknya adalah nelayan.

Saat ini Aris sapaan akrabnya memang sangat rutin mendatangi masyarakat untuk menyerap langsung apa yang menjadi keinginan masyarakat. Tanpa merasa canggung Aris terlihat duduk bersama masyarakat untuk bercerita dan mendengarkan apa yang menjadi keinginan masyarakat.

Setiap melakukan kunjungan dan silaturahmi dengan masyarakat, putra Kalma Katta selalu berdialog dan meminta masukan kepada masyarakat sehingga nantinya akan dijadikan sebagai salah satu program kerjanya bersama calon bupati Andi Sukri Tammalele jika dipercaya masyarakat untuk memimpin Majene kedepan.

“Saya bersama bapak Andi Sukri terus melakukan silaturahmi ke segenap wilayah Majene untuk mengetahui apa yang menjadi keinginan masyarakat. Jika kami dipercaya apa yang menjadi harapan masyarakat tersebut akan menjadi salah satu program pemerintah selain peningkatan perekonomian, lapangan pekerjaan, keamanan, serta kesehatan dan pendidikan,” ujarnya.

Menurut Aris, dengan turun langsung ke tengah masyarakat maka akan ada sinkronisasi antara pemimpin dan masyarakat dalam menjalankan roda pemerintahan. Bahkan dalam kunjungannya, Aris berjanji jika terpilih, maka dirinya bersama Ast akan selalu menyempatkan diri untuk berdiskusi dengan masyatakat di desa masing-masing. “Kami akan tetap turun ke masyarakat walau nanti diberi amanat oleh masyarakat,” pungkasnya.***

Penulis Acho Antara

About admin

Awalnya saya tak pernah berpikir untuk menjadi jurnalis. Pada tahun 2006, saya dipaksa untuk menjadi pewarta oleh om MP yang saat itu bekerja di koran harian Mercusuar, Palu, Sulteng. Sejak itu, meski harus tertatih-tatih, akhirnya profesi ini saya geluti dengan serius untuk menjadi jurnalis yang profesional. Tepat tahun 2008, saya milih hijrah dari Palu ke Mamuju untuk mengembankan koran Suara Sulbar. Namun usianya hanya setahun sehingga saat itu ikut memberanikan diri melamar di perusahaan BUMN LKBN Antara Biro Sulselbar. Bekerja di kantor berita negara ini cukup lama. Bahkan masyarakat Sulbar lebih akrab mengenal nama saya dengan sapaan Acho Antara alias A. Acho Ahmad AH. Selepas bekerja di LKBN Antara pada tahun 2017, saya pun mendirikan media online Mediasulbar. Com dibaeah naingan PT Media Sulawesi Barat, sebagai jembatan untuk menyalurkan informasi, edukasi bagi masyarakat Sulbar. Kami bertekad kuat, kelak mediasulbar. Com jadi referensi oleh pembaca berita guna kemajuan daerah di Tanah Malaqbi Mandar.. Wassalam..
error: Content is protected !!