Aslan: Tak Ada Pendukung Paslon Yang Nyaris Bentrok

Majene – Aslan salah satu tim relawan keluarga pasangan calon bupati dan calon wakil bupati Majene, Sulawesi Barat, Andi Achmad Syukri Tammalele-Arismunandar Kalma (AST-Aris) dikabarkan nyaris bentrok dengan pendukung kandidat lain pascadebat putaran kedua yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat, Sabtu, 28/11/2020.

“Saya juga heran bila dikatakan nyaris bentrok dengan pendukung paslon saat acara debat berakhir. Pendukung paslon dua membludak dan ingin mengiringi kedatangan kandidat AST-Aris menuju kediaman calon bupati di Markas Saleppa. Jadi, sama sekali tak ada gesekan langsung dengan pendukung paslon lain. Semuanya berjalan lancar, aman dan tertib,” kata Aslan.

Aslan menyebutkan, justeru pendukung mereka yang berusaha memancing emosi pendukung paslon dua, namun tak ada yang menggubris dan simpatisan ini tetap bergerak ke kediaman AST.

Karena itu kata Aslan, sangat menyesalkan jika ada pihak tertentu yang menganggap pendukung paslon dua dianggap tidak patuh dan tertib pada aturan yang disampaikan oleh pihak penyelenggara.

“Orang tua kami Pak Kalma Katta selaku ketua tim penasehat paslon AST-Arismunandar, jauh sebelumnya telah mengingatkan agar jangan mengerahkan kekuatan massa pada debat putaran pertama. Hal ini kami sudah sampaikan ke seluruh teman-teman pendukung agar menjalankan intruksi itu. Tetapi, kami tak bisa menghindari pendukung fanatik yang tetap berdatangan dari luar kota. Mereka ini datang dengan sendiri tanpa ada intruksi dari kami,” jelas Aslan yang juga koordinator relawan Siaga 86..

Menurut pengakuan masyarakat di sekitar lokasi kejadian, Aco sebelum acara debat publik putaran kedua di Gedung LPMP Sulbar di Kelurahan Rangas Kecamatan Banggae, ada beberapa kendaraan roda empat jenis pick up lalu lalang dengan membawa massa.***

Penulis Acho Antara

Rekomendasi Berita

Back to top button