Jumat , Juni 5 2020
Home / Hukum / AST Minta Adili Pelaku Kekerasan di Nabire

AST Minta Adili Pelaku Kekerasan di Nabire

Mamuju – AST sapaan akrab Andi Sukri Tammalele yang juga pejabat Sekretaris Daerah Pemkab Majene, Sulawesi Barat, meminta untuk segera menangkap dan mengadili oknum pelaku kekerasan yang menimpa saudara Yus Yunus di Nabire, Provinsi Papua.

“Aksi anarkis atau kekerasan yang terjadi di Papua yang mengakibatkan meninggalnya warga Polman mendapat kecaman keras dari seluruh masyarakat Indonesia. Kami atas nama pemda Majene atas nama kemanusiaan agar pelaku diadili sesuai hukum, ” kata AST via whatsapp yang saat ini berada di kota Bali mengikuti rakor pilkada serentak tahun 2020, Kamis, 27/2.

Menurutnya, prilaku warga Papua terhadap korban Yus Yunus jelas tindakan sangat brutal dan biadab. Sama sekali, tidak mencerminkan norma agama maupun nilai Pancasila.

“Sebagai anak bangsa, saya mengutuk keras kebiadaban yang terjadi di Nabire Provinsi Papua yang mengakibatkan seorang anak Manusia yang lahir dan besar dari Tanah Mandar-Sulawesi Barat harus kehilangan nyawa,” tegas AST.

Ia pun mendesak kepala bapak Kapolri agar mengusut tuntas, menangkap seluruh pelaku pembunuhan.

“Saya mendesak Kapolri agar mengusut tuntas dan menangkap semua pelaku pembunuhan tersebut, termasuk sangat menyesalkan aparat Kepolisian yang tidak bergerak cepat menyelamatkan korban, ” ucapnya.***acho

About admin

Awalnya saya tak pernah berpikir untuk menjadi jurnalis. Pada tahun 2006, saya dipaksa untuk menjadi pewarta oleh om MP yang saat itu bekerja di koran harian Mercusuar, Palu, Sulteng. Sejak itu, meski harus tertatih-tatih, akhirnya profesi ini saya geluti dengan serius untuk menjadi jurnalis yang profesional. Tepat tahun 2008, saya milih hijrah dari Palu ke Mamuju untuk mengembankan koran Suara Sulbar. Namun usianya hanya setahun sehingga saat itu ikut memberanikan diri melamar di perusahaan BUMN LKBN Antara Biro Sulselbar. Bekerja di kantor berita negara ini cukup lama. Bahkan masyarakat Sulbar lebih akrab mengenal nama saya dengan sapaan Acho Antara alias A. Acho Ahmad AH. Selepas bekerja di LKBN Antara pada tahun 2017, saya pun mendirikan media online Mediasulbar. Com dibaeah naingan PT Media Sulawesi Barat, sebagai jembatan untuk menyalurkan informasi, edukasi bagi masyarakat Sulbar. Kami bertekad kuat, kelak mediasulbar. Com jadi referensi oleh pembaca berita guna kemajuan daerah di Tanah Malaqbi Mandar.. Wassalam..
error: Content is protected !!