Senin , Februari 17 2020
Home / Politik & Pemerintahan / Awal Tahun 2020, Waspadai Proyek “Titipan” Penguasa

Awal Tahun 2020, Waspadai Proyek “Titipan” Penguasa

Pimpinan Utama Mediasulbar.co.id, A. Aco Ahmad

Awal tahun bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup pemerintahan, merupakan waktu cukup istirahat setelah melewati fase libur panjang.

Di awal Januari ini, seluruh ASN turut disibukkan upaya merampungkan laporan pertanggungjawaban atas penggunaan anggaran di tahun sebelumnya.

Alokasi anggaran untuk setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah disiapkan melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun anggaran 2020.

Lazimnya, para mapia proyek diam diam mengintip Daftar Penggunaan Anggaran (DPA) tahun 2020 untuk dijadikan umpang guna menjerat calon rekanan. Oknum mapia proyek sering kali meminta setoran fee awal dengan dalil memuluskan pengurusan paket-paket proyek tender maupun non tender.

Dalam hal pengadaan barang Dan jasa, Lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memberi warning agar publik melakukan kontrol melekat terhadap Unit Layanan Pengadaan (ULP) karena sering menjadi ladang empuk konspirasi proyek “Titipan” oleh sang penguasa.

Bahkan, orang terdekat penguasa pun patut untuk diwaspadai karena merekalah eksekutor sesungguhnya yang ikut memainkan proyek non lelang dengan jumlah bisa mencapai milyaran rupiah dari ribuan paket diseluruh kegiatan yang telah diprogramkan OPD di lingkungan kerja pemerintahan setempat.

Karena Itu, aparat penegak hukum kejaksaan maupun polisi untuk tidak “main mata” guna menciptakan pemerintahan yang bersih dari praktek KKN (Kolusi, Korupsi dan Nepotisme). ***

Mamuju, 08 Januari 2020

Direktur Utama Mediasulbar.co.id

A. Aco Ahmad AH

About admin

Awalnya saya tak pernah berpikir untuk menjadi jurnalis. Pada tahun 2006, saya dipaksa untuk menjadi pewarta oleh om MP yang saat itu bekerja di koran harian Mercusuar, Palu, Sulteng. Sejak itu, meski harus tertatih-tatih, akhirnya profesi ini saya geluti dengan serius untuk menjadi jurnalis yang profesional. Tepat tahun 2008, saya hijrah dari Palu ke Mamuju untuk mengembankan koran Suara Sulbar. Namun usianya hanya setahun sehingga saya ikut memberanikan diri melamar di perusahaan BUMN LKBN Antara Biro Sulselbar. Bekerja di kantor berita negara ini cukup lama. Bahkan masyarakat Sulbar lebih akrab menyapa nama saya Acho Antara alias A. Acho Ahmad AH. Selepas bekerja di LKBN Antara pada tahun 2017, saya pun mendirikan media online Mediasulbar. Co. Id, sebagai jembatan untuk mendapatkan informasi bagi masyarakat Sulbar. Kami bertekad kuat, kelak mediasulbar. Co. Id jadi referensi oleh pembaca berita guna kemajuan daerah Tanah Malaqbi Mandar.. Wassalam..
error: Content is protected !!