Minggu , September 20 2020
Home / Hukum / BAIN HAM RI Lutim Dukung Pelapor Terkait Pengadaan Dana Desa

BAIN HAM RI Lutim Dukung Pelapor Terkait Pengadaan Dana Desa

LUTIM,13/07– Pembuatan peta potensi desa, pembelanjaan tenda kerucut, pengadaan internet desa dan papan transparansi di 124 Desa se-Luwu Timur yang masih bergulir di Polres Luwu Timur yang dilaporkan oleh Lembaga Pemerhati Pemberdayaan Masyarakat Indonesia ( LPPMI ) Kabupaten Luwu Timur mendapat dukungan dari Dewan Pimpinan Daerah ( DPD ) Badan Advokasi Investigasi Hak Asasi Manusia Republik Indonesia ( BAIN HAM RI ) Kabupaten Luwu Timur untuk mengawal bersama kasus tersebut.

Ketua Umum DPD BAIN HAM RI, Luwu Timur Muttafik Sidik,Mengatakan laporan kasus korupsi wajib kita kawal bersama di aparat penegak hukum sebagai komitmen bersama dalam memberantas kasus korupsi apalagi kasus ini dilaporkan sejak tahun 2018 lalu.

Keempat kegiatan tersebut tak tanggung-tanggung menelan anggaran cukup besar yang bersumber dari Dana Desa (DD) ini harus di pertanggung jawabkan oleh penyelenggara kegiatan,tegas Muttafik Sidik.

Muttafik Sidik berharap penyidik Polres Luwu Timur segera menyelesaikan kasus ini hingga kemeja hijau dan memeriksa Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Lutim, Halsen dan Kepala Desa yang di duga banyak mengetahui terkait proyek ini dimana proyek ini bersumber dari Dana Desa sebesar Rp 10 juta per desa.

DPD BAIN HAM RI luwu Timur juga mendukung kinerja penyidik yang menangani kasus ini agar kasus korupsi di Luwu Timur dapat di cegah bersama,tutup Muttafik Sidik(*).

About admin

Awalnya saya tak pernah berpikir untuk menjadi jurnalis. Pada tahun 2006, saya dipaksa untuk menjadi pewarta oleh om MP yang saat itu bekerja di koran harian Mercusuar, Palu, Sulteng. Sejak itu, meski harus tertatih-tatih, akhirnya profesi ini saya geluti dengan serius untuk menjadi jurnalis yang profesional. Tepat tahun 2008, saya milih hijrah dari Palu ke Mamuju untuk mengembankan koran Suara Sulbar. Namun usianya hanya setahun sehingga saat itu ikut memberanikan diri melamar di perusahaan BUMN LKBN Antara Biro Sulselbar. Bekerja di kantor berita negara ini cukup lama. Bahkan masyarakat Sulbar lebih akrab mengenal nama saya dengan sapaan Acho Antara alias A. Acho Ahmad AH. Selepas bekerja di LKBN Antara pada tahun 2017, saya pun mendirikan media online Mediasulbar. Com dibaeah naingan PT Media Sulawesi Barat, sebagai jembatan untuk menyalurkan informasi, edukasi bagi masyarakat Sulbar. Kami bertekad kuat, kelak mediasulbar. Com jadi referensi oleh pembaca berita guna kemajuan daerah di Tanah Malaqbi Mandar.. Wassalam..
error: Content is protected !!