Beranda Advertorial Bakteri Sebabkan Keracunan MBG Di Kabupaten Majene

Bakteri Sebabkan Keracunan MBG Di Kabupaten Majene

1

MAJENE ,- Kasus keracunan yang dialami balita dan anak-anak serta ibu hamil di Kecamatan Tubo Sendana, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, pada Senin 12 Januari lalu karena makanan yang disantap dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) terkontaminasi bakteri.

Ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB). Sekitar 50 orang, termasuk balita dan ibu hamil, dilaporkan mengalami gejala keracunan.

Kepala Dinas Kesehatan Majene, Yuliana menyampaikan bahwa hasil uji laboratorium Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Sulawesi Barat terhadap sampel makanan yang dikirimkan menunjukkan adanya kontaminasi bakteri Escherichia coli (E. coli) dan Staphylococcus aureus (S. aureus).

Ditemukan pada menu sup sayur dan mie ayam suwir yang berasal dari bank sampel SPPG Majene Tubo Sendana. Kedua bakteri ini merupakan bakteri patogen yang berpotensi menyebabkan gangguan kesehatan serius hingga keracunan pangan.

Temuan tersebut disampaikan dalam konferensi pers pada Rabu. Menguatkan dugaan bahwa keracunan massal terjadi akibat pengolahan makanan yang tidak memenuhi prosedur kesehatan.

Wakil Bupati Majene, Andi Rita Mariani Basaroe dalam kesempatan ini menyampaikan apresiasi kepada Dinkes Majene atas pelaksanaan konferensi pers sebagai bentuk transparansi kepada publik.

Ia menegaskan bahwa berdasarkan hasil laboratorium dan keterangan Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Sulawesi Barat, telah ditemukan dua jenis bakteri pada makanan di SPPG Tubo Sendana yang dikelola oleh Yayasan Kreatif Jaya Perdana, yang menjadi penyebab terjadinya kasus keracunan beberapa waktu lalu. (min)