Bundaran Air Mancur Diterlantarkan” Dan Beralih Fungsi Penangkarang Nyamuk

Mamuju – Air mancur warna warni yang terletak di bundaran jalur arteri kawasan kantor gubernur Sulbar sempat ramai dikungjungi warga yang ada di daerah itu.

Bahkan, kawasan air mancur yang terletak hanya ratusan meter dari gedung kantor gubernur dijadikan spot wisata malam guna menikmati indahnya semburan air mancur yang menjulang tinggi ke udara.

Bukan hanya warga kota Mamuju yang terkagum menikmati semburan air mancur, tetapi warga luar Mamuju juga menyempatkan datang ke ibukota untuk menikmati suasana kawasan bundaran arteri ini.

Kemeriahan dan keindahan air mancur warna warni yang sempat terlanjur viral di medsos rupanya hanya berlangsung beberapa bulan saja. Nyatanya, saat ini kolam air itu malah dipenuhi tumpukan sampah plastik dan bahkan berpotensi beralih fungsi menjadi penangkaran nyamuk malaria.

Bangunan yang menghabiskan ratusan juta rupiah ini terkesan “diterlantarkan” oleh pemerintah sehingga areal publik ini tak lagi menarik untuk dikungjungi.

Salah seorang warga Mamuju, Hendrawan ikut menyesalkan atas penelantaran spot air mancur oleh pemerintah setempat.

“Kawasan spot air mancur ini dulunya ramai dikungjungi warga. Saat ini sudah tak ada lagi pengunjung yang datang. Mungkin lantaran fasilitas air mancur tak lagi berfungsi, “Katanya.

Penelantaran spot air mancur ini menghabiskan dana besar, tetapi pemerintah malah mengabaikan begitu saja tanpa ada Penangan yang maksimal. (acho).

Rekomendasi Berita

Back to top button