Begini Reaksi Dandim Pada Upacara HUT Korpri di MamujuMamuju

Mamuju – Hari Ulang Tahun Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) yang ke 46 tahun, diperingati oleh Pemerintah Kabupaten Mamuju dengan menggelar Upacara di lapangan akhmad kirang, Rabu (29/11).

Seusai upacara ini, komandan kodim 1418 Mamuju, Letkol Inf. Muh. Imran mengapresiasi barisan peserta upacara yang terlihat sangat rapi. Ia bahkan mengambil mikrofon di podium dan menyampaikan apresiasinya tersebut.

Ia mengaku bangga sampai merinding dengan kedisiplinan ASN dalam mengikuti upacara peringatan Hut Korpri kali ini.

“Saya sudah dua tahun disini, tapi baru kali ini pelaksanaan upacaranya sangat rapi, saya merinding. Barisan ini memang saya perhatikan sejak awal saya datang sampai upacara selesai. Ini upacara yang paling khidmat. Saya bangga sekali melihat upacara hari ini.” Papar Imran.

Meskipun tadi ada beberapa yang terlambat, lanjut Imran, tapi itu tidak mengganggu barisan yang lain. Ada juga yang fisiknya sudah

tidak kuat sempat keluar dari barisan tapi tidak membuat gaduh, yang lain tetap terlihat rapi.

“Ini menunjukkan kepala OPD nya sudah sukses menangani kedisiplinan pegawai. Tolong disampaikan salam penghargaan saya kepada mereka semua para peserta upacara.” Ujarnya.

Sementara Bupati Mamuju, H. Habsi Wahid menilai kerapian tersebut merupakan hal yang berimbang antara ASN dengan Aparat TNI sebagai pelatih.

“pak Dandim itu pelatih untuk penegakan disiplin, tata upacara. Saya kira kita sudah melakukan kerjasama dengan Kodim dan inilah hasilnya, sehingga saya juga ucapkan terimakasih kepada Pak Dandim, juga pak Sekda sebagai Pembina Korpri yang setiap saat mengawasi dan mengontrol ASN.” Kata Habsi.

Terkait HUT Korpri ke 46 tahun, Ia menyebut ada tiga hal yang perlu diperhatikan oleh Korpri khususnya di Kabupaten Mamuju.

Pertama ialah meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, sehingga dengan pelayanan itu akan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kedua, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pegawai agar mampu melaksanakan kegiatan sesuai aturan perundang-undangan dan melaksanakan peraturan daerah sehingga terarah untuk kepentingan masyarakat.

Adapun yang ketiga, yaitu menegakkan kedisiplinan, menurut Habsi, tanpa disiplin, tugas dan tanggung jawab ASN tidak akan bisa berjalan dengan baik. (Hms-)

 

Rekomendasi Berita

Back to top button