oleh

Berhasil Benahi Lipu, Relawan Siaga 86 Juara Nasional Proklim

-Daerah, Majene-12.619 views

Majena – Relawan Siaga 86 Kabupaten Majene yang berpusatkan di lingkungan Lipu berhasil mendapatkan juara pertama dalam tingkat nasional yang di laksanakan langsung oleh Kementrian Lingkungan Hidup.

Program Kampung Iklim (Proklim) yang berorientasi pada penilaian dari berbagai aspek diantaranya pengelolaan sampah, sanitasi, kader Jumantik, posyandu, drainase, tingkat kepedulian masyarakat serta kesadaran masyarakat, “kata Kepala Lingkungan Lipu, Aslan Sidang saat berbincang dengan Bupati Majene Terpilih Andi Achmad Syukri Tammalele di kediaman Rumah Perjuangan di Camba, Kamis, 3 Juni 2021.

Relawan Siaga 86 yang di komandoi langsung oleh Kapala Lingkungan Lipu “Aslan Sidang” pada tahun 2019 berhasil mendapatkan predikat juara ll (madya) tingkat nasional. Namun tahun pada 2021 telah memenuhi syarat menyabet predikat l (Utama) secara nasional.

“Kami tinggal menunggu hasil verifikasi lapangan nantinya karena secara Administratif sudah lengkap di Kementerian Lingkungan Hidup untuk merebut predikat utama Proklim”, ungkapnya Aslan Sidang.

Aslan berharap, pemerintah baru yang akan segera dilantik bisa mensupport kegiatan ini untuk bisa meraih predikat Adipura ditahun yang akan datang.***

 

Penulis Akbar

Tentang Penulis: Acho Ahmad

Gambar Gravatar
Pemilik nama lengkap Aco Ahmad Andi Hamid merupakan CEO Mediasulbar Group sekaligus Pendiri dan pemimpin Umum Kantor Berita Online mediasulbar.com kini tengah fokus merambah bisnis industri media dengan meningkatkan performa kualitas sajian berita aktual yang terjadi di daerah. Awalnya saya mencoba belajar jadi koresponden di stasion Metro TV untuk penugasan areal liputan Mamuju pada tahun 2004. Namun saat itu masih sebatas magang dan hanya mampu bertahan beberapa bulan saja. Selanjutnya saya hijrah ke kota Palu di tahun 2006, dan bekerja di koran Harian Mercusuar Sulteng. Seiring berjalannya waktu, tepat akhir tahun 2008, ajakan pulang kampung oleh bapak H Muhammad Saal (Mantan Wakil Bupati Kabupaten Pasangkayu) untuk mendirikan Koran Suara Sulbar yang berkedudukan di Rangas, Mamuju dengan posisi jabatan selaku Pemimpin Redaksi. Namun perusahaan koran ini rupanya usianya hanya setahun saja, sehingga saat itu pun saya cukup stress telah kehilangan pekerjaan. Ujian itu tidak berlangsung lama karena perum LKBN Antara Biro Sulselbar membuka lowongan kerja untuk klasifikasi wartawan. Sebelum mundur di LKBN Antara pada tahun 2017, saya pun sebetulnya lebih awal mendirikan media online Mediasulbar.com dibawah naungan PT Media Sulawesi Barat sejak tahun 2015. Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh..!!!