Selasa , November 24 2020
Home / Daerah / Bertambah lagi 14 Kasus, Jumlah Kasus Positif Menjadi 58 Orang di Sulbar

Bertambah lagi 14 Kasus, Jumlah Kasus Positif Menjadi 58 Orang di Sulbar

Mamuju – Kasus positif covid-19 di Provinsi Sulbar kembali bertambah, penambahannya cukup signifikan yaitu 14 kasus. Sehingga total data kasus positif covid-19 tanggal 5 Mei 2020 sebanyak 58 orang.

Hal itu disampaikan oleh juru bicara tim gugud tugas covid-19 Sulbar, Safaruddin Sanusi DM melalui rilis resminya, Selasa (5/5/2020), bahwa berdasarkan laporan hasil pemeriksaan laboratorium COVID19 dari BBLK Makassar ada penambahan 14 kasus positif covid19, dengan rincian.

Hasil lab positif yang selanjutnya disebut kasus 45 dengan inisial Tn. H. A, laki-laki usia 57 tahun. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19 dalam 14 hari sebelum sakit. Pasien pernah kontak erat dengan kasus 50 (Tn. Mu), Pasien 45 telah meninggal dunia pada tanggal 29 April 2020 di RSUD Polewali Mandar.

Hasil lab positif selanjutnya disebut kasus 46 inisial Tn. R, laki-laki usia 42 tahun dan kasus 47 inisial An. MM laki-laki usia 13 tahun. Pasien 46 dan 47 tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid19 dalam 14 hari sebelum sakit. Pasien memiliki kontak erat dengan kasus 50 (Tn.Mu). Saat ini pasien 46 dan pasien 47 sementara isolasi mandiri di gedung lama kantor Kecamatan Tinambung.

Hasil lab positif selanjutnya disebut kasus 48 inisial Ny. Hj. Al, perempuan usia 78 tahun, dan kasus 49 inisial Ny. Hj. M, perempuan usia 70 tahun. Riwayat pasien pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19 dalam 14 hari sebelum sakit yaitu ke Makassar. Pasien memiliki kontak erat dengan pasien 50 (Tn. Mu). Saat ini pasien 48 dan pasien 49 sementara isolasi mandiri di gedung lama kantor Kecamatan Tinambung.

Hasil lab positif selanjutnya disebut kasus 50 inisial Tn. Mu, laki-laki usia 60 tahun, Riwayat pasien pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid19 dalam 14 hari sebelum sakit yaitu ke Makassar dan mengalami kedukaan, yaitu orang tuanya meninggal pada tanggal 4 April 2020. Sehingga banyak warga sekitar yang melayat ke rumah duka, selanjutnya mengadakan acara tahlilan di rumahnya yaitu Tahlilan pada tanggal 7 April dan tanggal 14 April 2020 dan mengundang warga sekitar. Pasien saat ini sementara isolasi mandiri di gedung lama kantor kecamatan Tinambung.

Hasil lab positif selanjutnya disebut kasus 51 inisial Tn. MS, laki-laki usia 31 tahun, kasus 52 inisial Tn Um, laki-laki usia 17 tahun, kasus 53 inisial An. MB, laki-laki usia 8 tahun, kasus 54 inisial Ny. Az, perempuan usia 48 tahun, kasus 55 inisial Tn Na, laki-laki usia 33 tahun, kasus 56 inisial Ny. Hu, perempuan usia 53 tahun. Seluruh pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19 dalam 14 hari sebelum sakit. Pasien semuanya memiliki kontak erat dengan pasien 50 (Tn. Mu). Saat ini pasien 51 sampai dengan pasien 56 sementara isolasi mandiri di gedung lama kantor Kecamatan Tinambung.

 

Hasil lab positif yang selanjutnya disebut kasus 57 dengan inisial Tn. He laki-laki usia 48 tahun. Pasien pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19 dalam 14 hari sebelum sakit yaitu Solo. Pasien tidak pernah kontak erat dengan pasien konfirmasi. Pasien saat ini isolasi mandiri di Kebun Sari Kecamatan Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar

Hasil lab positif yang selanjutnya disebut kasus 58 dengan inisial Tn. Ri, laki-laki usia 20 tahun. Pasien tiba di kota Majene tanggal 16 April 2020 dari Pesantren Temboro Magetan Jawa Timur. Dilakukan pemeriksaan swab pada tanggal 29 dan 30 April 2020. Hasil lab diterima pada tanggal 5 Mei 2020 dengan Hasil Lab Positif. Sehingga yang bersangkutan dinyatakan kasus 58 yang terkonfirmasi. Pasien 58 saat ini isolasi mandiri di gedung karantina RSU Regional.

Jadi total data positif covid-19 sampai tanggal 5 Mei 2020 pukul 16:00 wita adalah 58 orang dengan rincian.

2 orang dari Kabupaten Majene, 1 orang sudah dinyatakan sembuh dan 1 orang diruang karantina RS Regional.

4 orang dari Kabupaten Mamuju, 1 orang dinyatakan sembuh, 1 orang isolasi mandiri di Makassar dan 2 orang diisolasi mandiri di Gedung karantina RS Regional Mamuju.

5 pasien dari Kabupaten Pasangkayu, 1 orang sudah dinyatakan sembuh, 3 orang dirawat di RSUD Pasangkayu dan 1 orang isolasi mandiru di Pasangkayu dan dalam pengawasan tim gugus Pasangkayu.

32 pasien asal Kabupaten Mamuju Tengah, 1 orang sudah dinyatakan sembuh, 8 orang dirawat di TS Regional Mamuju, 2 orang dirawat di RSUD Mamuju Tengah, 20 orang dirawat di Gedung karantina PKM Salugatta dan 1 orang meninggal.

15 pasien dari Kabupaten Polman, 1 orang dirawat di RSUD Polman, 1 orang isolasi mandiri di kediamanya, 12 orang isolasi mandiri digedung lama Kantor Kecamatan Tinambung dan 1 orang meninggal. (Rls)

About admin

Awalnya saya tak pernah berpikir untuk menjadi jurnalis. Pada tahun 2006, saya dipaksa untuk menjadi pewarta oleh om MP yang saat itu bekerja di koran harian Mercusuar, Palu, Sulteng. Sejak itu, meski harus tertatih-tatih, akhirnya profesi ini saya geluti serius untuk menjadi jurnalis yang profesional. Tepat tahun 2008, saya milih hijrah dari Palu ke Mamuju untuk mengembankan koran Suara Sulbar. Namun usianya hanya setahun sehingga saat itu juga ikut memberanikan diri melamar di perusahaan BUMN LKBN Antara Biro Sulselbar. Bekerja di kantor berita negara ini cukup lama. Bahkan masyarakat Sulbar lebih akrab mengenal nama saya dengan sapaan Acho Antara alias A. Acho Ahmad AH. Selepas bekerja di LKBN Antara pada tahun 2017, saya pun mendirikan media online Mediasulbar. Com dibawah naungan PT Media Sulawesi Barat, sebagai jembatan untuk menyalurkan informasi, edukasi bagi masyarakat Sulbar. Kami bertekad kuat, kelak mediasulbar. com jadi referensi oleh pembaca berita guna kemajuan daerah di Tanah Malaqbi Mandar.. Wassalam..
error: Content is protected !!