Bocah Korban Gempa Memilih Difoto dengan DC 1 B

Oleh : Budibento

Kurang dari 5 menit acara Penyerahan bantuan selesai, seorang bocah kecil memilih untuk difoto depan mobil DC1.

Tanpa mengenalkan nama, anak tersebut spontan serius untuk difoto depan mobil.

Disaat yang lain menerima bantuan, ada saja hal miris yang mungkin dirasakan berbeda dari anak ini.

Dari raut wajahnya yang original pedalaman, tampak mengirimkan pesan bahwa dirinya hanyalah orang kecil yang tak mungkin dinilai dengan apapun.

Boleh jadi, si bocah tertarik dengan lambang tegak lurus depan mobil, bisa juga karena punya mimpi ingin jadi bupati.

Sembari mengusap wajahnya dari terik matahari, aku pun mencoba bertanya, kenapa ingin difoto dekat mobil barusan.

Anak ini pun, hanya tersenyum menunjukkan isyarat ingin juga mendapatkan sesuatu seperti yang ada di dalam tenda acara.

Sepenggal lagu dari sang maestro “iwanfals” mengingatkan aku dengan judul lagu “sibudi kecil” .melihat wajah Lusu sang bocah.

“Anak se kecil itu berkelahi dengan waktu demi satu impian yang kerap ganggu tidurmu”

Bagi anak yang terdampak gempa, impian untuk bersekolah kembali adalah sinar harapan dikala pagi.

Sedikit menyelami dari hal itu, anak ini rupanya punya naluri yang sama dengan orang lain. ingin memiliki sesuatu meskipun terasa asing di tempatnya sendiri.

berfoto depan Plat merah memang sangat jarang dilakukan oleh anak, apalagi orang dewasa.

Mungkin yang kita jumpai bisa jadi secara kebetulan, bisa juga disengaja untuk sekedar melakukan foto selfi atau tiktok, akan tetapi anak ini mencoba menyampaikan pesan moral pentingnya arti kemanusiaan dalam hal kecil.**

Di saat teman sebayanya merindukan sekolah, disaat itu pula, anak ini cenderung pasif dan trauma.

mesjid kampung yang Roboh, gedung SD yang rusak, menandakan bahwa betapa sulitnya hidup tanpa akses modernisasi mengakibatkan kebodohan secara massif.**

Rekomendasi Berita

Back to top button