Bundaran Patung Pusat Pertokoan Majene “Bertabur” Cahaya

MAJENE – Kondisi bundaran patung yang ada diareal pusat pertokoan yang menjadi areal publik di Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat, kini mulai “Bertabur” cahaya saat matahari sudah terbenam.

Perbaikan lampu penerangan jalan serta penambahan tiang listrik pada titik strategis areal publik terus digenjot untuk mewujudkan program kerja 100 hari oleh pemerintahan yang baru yakni Bupati dan Wakil Bupati Majene, Andi Achmad Syukri Tammalele dan Arismunandar (AST-Aris) yang telah berjalan selama 2 pekan setelah resmi dilantik sejak 27 Juli 2021.

Relawan Siaga 86 bersama Pemerintah Kabupaten Majene melakukan fose bersama setelah menuntaskan perbaikan lampu penerangan jalan di areal pertokoan Majene.

Untuk diketahui, puluhan titik tiang penerangan jalan pada areal perkotaan Majene selama bertahun-tahun, tidak berfungsi normal tanpa ada upaya perawatan. Banyaknya tiang-tiang listrik yang tidak berfungsi normal sepanjang jalur trans Sulawesi, tentu menyisakan kesan kurang sedap yang sebahagian masyarakat luar akan menilai bahwa daerah Majene tak ubahnya dengan kondisi kota mati saat malam hari tiba.

“Program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Majene yang telah menitikberatkan pada tiga poin penting yakni Majene Terang, Majene Bersih dan Penegakan Hukum. Kebijakan ini harus kita support, khususnya kegiatan Majene Terang dan Majene Bersih,” kata Irfan Ilbas salah seorang warga Lingkungan Saleppa di Majene, Sabtu, 10/7/2021.

Gerakan Majene Terang dan Majene Bersih kata Irfan, tidak akan terwujud tanpa dukungan langsung oleh semua pihak mulai dari pemerintah, terlebih masyarakatnya.***

Penulis MS

Rekomendasi Berita

Back to top button