Beranda SULAWESI BARAT Majene Bupati Majene Hadiri Peringatan Maulid di Desa Awo

Bupati Majene Hadiri Peringatan Maulid di Desa Awo

31

Majene MS. : Bupati Majene bersama rombongan menghadri acara peringatan maulid nabi besar muhammad SAW di masjid nurul Arafah dusun tippulu barat , desa Awo, kec.tammerodo sendana, kab. majene provinsi Sulawesi Barat.

Tampak bupati majene tiba di lokasi didampingi oleh ketua PKK kab, Majene, wakil bupati, anggota DPRD majene, komisi 3, Jasman, kadis PMD, kadis sosial, sekcam, ketua GP Ansor majene, Andi Ahmad Zahri Nafis, para kepala desa dan kadus serta tokoh masyarakat setempat.

Rombongan Bupati disambut hangat oleh ratusan jamaah dilokasi acara. tampak hadir imam masjid Nurul Arafah, sukardi, kepala desa awo, samsul manjurai, para imam, para kepala dusun, serta ratusan jemaah Masjid yang ikut memeriahkan peringatan maulid nabi tersebut.

Kegiatan maulid nabi besar muhammad SAW ini di dilaksanakan dalam rangka untuk memperingati hari kelahiran Rasulullah muhammad SAW, sebagai wujud kecintaaan dan rasa syukur kita atas kelahiran dan kehadiran beliau sebagai uswatun khasanah dimuka bumi.

Secara umum, Peringatan maulid nabi di Indonesia dilaksanakan dengan cara yang beragam dan berbeda beda. Namun di wilayah sulbar khusunya di mandar, kegiatan ini lebih dikenal dalam istilah bahasa lokal “Mammunu” Atau bermaulid.

Kegiatan semacam ini menjadi tradisi turun temurun dari nenek moyang yang masih kental dengan islam tradisional. Khususnya di wilayah sulbar yang hampir 90% warganya menganut paham ahlisunnah waljamaaah.

Hadir sebagai pembawa hikmah maulid kali ini KH. Multazam atau yang biasa dikenal dengan Annongguru multazam yang juga selaku pimpinan pondok pesantren attahiriyah kec.Kalukku.

Dengan Mengusung tema Meneladani ahklak Rasulullah, memperkuat ukhuwah dan kepedulian sosial, KH. Multazam tampak begitu detail menyampaikan makna dari tema tersebut kepada seluruh jamaah yang hadir.

KH. Multazam menyampaikan pentingnya meneldani akhlak Rasulullah SAW. Sebab rasul adalah sosok suri tauladan yang baik dan menjadi *Rahmatallil alamin.* atau pammase,( rahmat) bagi seluruh alam semesta.

“Meneladani rasul itu penting, baik dari prilaku, ber muamalah, maupun dalam beribadah sehingga sebagai wujud kecintaaan dan rasa syukur kita hari ini, cukup lah dengan memperbanyak shalawat kepada beliau. Insya allah kita akan memperoleh safaatnya di Yaumul akhir nant. Ucap cucu imam lapeo ini dihadapan jamaah maulid.

Selain itu, KH. Multazam juga mengajak untuk terus memperkuat dan menjaga ukhuwah islamiyah diantara sesama muslim. Karena menjaga silaturahmi itu juga merupakan bagian dari wujud kecintaan kita kepada beliau karena bisa menjalankan sunnahnya.

Di akhiir ceramahnya. KH. Multazam juga menyampaikan pentingnya memilki kepedulian sosial di antara sesama. Bahkan Rasulullah SAW mengajarkan agar mengasihi anak yatim, menolong fakir miskin, dan membantu yang memerlukan. Kita tidak boleh menutup mata kepada saudara saudara kita yang terkena musibah, atau bencana. Jika kita mampu. Maka wajib lah kita sesama muslim untuk menolong atau meringankan beban mereka. ungkapnya.

“Mari kita bangun kepedulian sosial kita, mulai dari kluarga, tetangga, sampai lingkungan masyarakat agar keletadanan Rasullulah mampu kita wujudkan dari hal hal kecil untuk mendapatkan pahala yang besar lagi berkah. Tutupnya.

Smentara itu, Bupati majene, Andi ahmad syukri tammalele dalam sambutannya memyampaikan ucapan Terima kasih dan apresiasi kepada pengurus masjid dan pemdes Awo, atas undangan tersebut.

“Saya selaku bupati majene memberikan apresiasi dan ucapan teri ma kasih kepada panitia masjid di desa awo ini Karena ini juga menjadi ruang terbuka pemda untuk menyampaikan program pemerintah di tengah masyarakat.”

Selaku bupati, beliau mengajak seluruh elemen masyarakat, untuk terus bekerjasama dengan pemerintah menyuseskan visi misi majene Majene Unggul, mandiri dan religius. Semoga kab.majene kedepan semakin maju dan berkembang. Ucapnya.

Pada sambutan terakhir, ketua GP ansor majene, Andi Ahmad zahri nafis juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada pengurus masjid dan pemdes Awo karena undangan itu merupakan suatu kehormatan berharga untuk hadir bersama sama masyarakat memperingati maulid nabi muhammad SAW tersebut.

Andi ahmad dari nafis Selaku ketua GP Ansor kab.majene menyampaikan bahwa GP. Ansor majene terus berkomitmen untuk mempertahankan dan mendorong agar kegiatan hari hari besar islam mendapatkan support atau dukungan dari pemerintah daerah. Insya allah GP Ansor majene moderat. Ucapnya

Selaku ketua GP Ansor majene dan sebagai banom dari NU. Saya mengajak seluruh masyarakat dan pemerintah untuk terus melestarikan dan melanjutkan tradisi tradisi islam sepanjang tidak melanggar norma agama, hukum dan adat istiadat. Ungkap Dosen STAIN majejne ini digaldapan jamaah maulid.

“saya mengajak kepada seluruh jamaah dimana pun berada agar Kegiatan seperti ini bisa terus kita pelihara dan lestarikan agar ajaran dan paham paham aswaja bisa terus tumbuh ditengah masyarakat, khususnya dalam wilayah kita di kab majene. Ucap Andi zahri menutup sambutannya

Acara maulid ini berkahir dengan pembacaan doa oleh imam masjid Nurul Arafah, tokoh-tokoh masyakat, di ikuti oleh ratusan jamaah.**
.