oleh

Bupati Majene : Jangan Percaya Jika Ada Oknum Legalkan Praktek Jual Beli Jabatan

MAJENE – Bupati Majene, H. Andi Achmad Syukri Tammalele, mulai angkat bicara terkait rumor dugaan yang dilakukan oknum tertentu yang melegalkan praktek jual beli jabatan.

“Saya mendapatkan informasi bahwa ada oknum yang.memanfaatkan kondisi jelang bergulirnya mutasi jabatan lingkup Pemkab Majene. Karena itu, saya tegaskan untuk tidak mempercayai jika ada oknum yang meminta imbalan atau upeti dengan dalil jabatan,” kata Bupati Majene, Andi Achmad Syukri Tammalele kepada media Sulbar.com di Majene, Rabu, 12/1/2022.

Bupati Majene menyatakan, sejak awal memimpin, dirinya telah melarang praktik jual beli jabatan di Kabupaten Majene. “Kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemkab Majene untuk tidak mempercayai praktek jual beli jabatan. Jika ada oknum berbuat seperti itu, maka itu diluar tanggung jawab saya,” ucapnya.

Bupati Majene menjelaskan, terkait reformasi birokrasi, hal yang pertama adalah seorang pemimpin harus amanah dan memiliki integritas. Kedua, imbuhnya, memperkuat mental.

“Seorang pemimpinnya harus bisa menahan diri, menciptakan birokrasi yang bersih, menjaga kepercayaan dari masyarakat,” katanya.

AST sapaan akrab Andi Achmad Syukri Tammalele menegaskan, untuk mencegah terjadinya jual beli jabatan, maka dirinya meminta untuk melaporkan dengan disertai bukti-bukti yang nyata.

Bupati beharap, masyarakat berani melapor ketika mengetahui terjadi jual beli jabatan dan sebagainya.

“Saya juga ingin masyarakat memantau kinerja kami agar semuanya berjalan dengan baik. Jadi kalau memang mereka menemukan sesuatu hal harus berdasarkan bukti. Jangan hanya bicara. Jangan hanya mendengar. Tentunya harus disertai dengan bukti-bukti yang kuat,” tegas orang nomor satu di Majene itu.

Pelaksanaan mutasi kata dia, akan bergulir dalam waktu dekat, khususnya jabatan eselon tiga dan termasuk penyegaran jabatan eselon dua. (MS01/B)

Penulis MS01
Editor Aco Antara
Produksi by media Sulbar.com

 

Tentang Penulis: Acho Ahmad

Gambar Gravatar
Pemilik nama lengkap Aco Ahmad Andi Hamid merupakan CEO Mediasulbar Group sekaligus Pendiri dan pemimpin Umum Kantor Berita Online mediasulbar.com kini tengah fokus merambah bisnis industri media dengan meningkatkan performa kualitas sajian berita aktual yang terjadi di daerah. Awalnya saya mencoba belajar jadi koresponden di stasion Metro TV untuk penugasan areal liputan Mamuju pada tahun 2004. Namun saat itu masih sebatas magang dan hanya mampu bertahan beberapa bulan saja. Selanjutnya saya hijrah ke kota Palu di tahun 2006, dan bekerja di koran Harian Mercusuar Sulteng. Seiring berjalannya waktu, tepat akhir tahun 2008, ajakan pulang kampung oleh bapak H Muhammad Saal (Mantan Wakil Bupati Kabupaten Pasangkayu) untuk mendirikan Koran Suara Sulbar yang berkedudukan di Rangas, Mamuju dengan posisi jabatan selaku Pemimpin Redaksi. Namun perusahaan koran ini rupanya usianya hanya setahun saja, sehingga saat itu pun saya cukup stress telah kehilangan pekerjaan. Ujian itu tidak berlangsung lama karena perum LKBN Antara Biro Sulselbar membuka lowongan kerja untuk klasifikasi wartawan. Sebelum mundur di LKBN Antara pada tahun 2017, saya pun sebetulnya lebih awal mendirikan media online Mediasulbar.com dibawah naungan PT Media Sulawesi Barat sejak tahun 2015. Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh..!!!

Komentar