Bupati Majene Kawal Ketat Seleksi Jabatan Tinggi Pratama di Makassar

Makassar, – Bupati Majene, Andi Achmad Syukri Tammalele, menunjukkan komitmen kuat dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan profesional. Hal ini dibuktikan dengan kehadirannya langsung di Kota Makassar, Selasa (16/9/2025), untuk memantau pelaksanaan asesmen seleksi terbuka Jabatan Tinggi Pratama (JTP) Kabupaten Majene Tahun 2025. Langkah ini menegaskan keseriusan Pemkab Majene dalam menjaring talenta terbaik untuk mengisi posisi strategis dan membawa perubahan positif bagi daerah.

Kehadiran orang nomor satu di Majene ini bukan sekadar seremonial. Lebih dari itu, merupakan bentuk pengawalan langsung terhadap proses seleksi yang diharapkan mampu menghasilkan pemimpin-pemimpin visioner, berintegritas, dan memiliki kompetensi mumpuni. Bupati ingin memastikan bahwa setiap tahapan seleksi berjalan transparan, akuntabel, dan bebas dari intervensi pihak manapun.

-
Penjabat Kepala Desa Adolang Tinjau Layanan Posyandu8 Januari 2026
Seleksi terbuka JTP ini merupakan bagian integral dari agenda reformasi birokrasi yang tengah digencarkan oleh Pemerintah Kabupaten Majene. Tujuannya jelas, yakni menciptakan pemerintahan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat, adaptif terhadap perubahan zaman, dan mampu memberikan pelayanan publik yang prima.
Dalam pelaksanaannya, Pemkab Majene menggandeng lembaga asesmen profesional yang memiliki reputasi terpercaya di Makassar. Keterlibatan pihak eksternal ini menjadi jaminan objektivitas dan profesionalitas dalam proses evaluasi kompetensi para peserta seleksi.
“Kami ingin memastikan bahwa seleksi ini benar-benar menghasilkan yang terbaik dari yang terbaik. Oleh karena itu, kami bekerja sama dengan lembaga yang memiliki keahlian dan pengalaman dalam bidang asesmen,” tegas Bupati Andi Achmad Syukri Tammalele di sela-sela kegiatan pemantauan.
Proses asesmen ini dirancang komprehensif, meliputi serangkaian tahapan yang menguji berbagai aspek penting, mulai dari kemampuan kognitif, kepemimpinan, manajerial, hingga pemahaman terhadap isu-isu strategis pembangunan daerah. Para peserta seleksi akan dihadapkan pada berbagai metode, seperti tes tertulis, studi kasus, simulasi, wawancara, dan presentasi.
Hasil asesmen ini akan menjadi salah satu faktor penentu dalam menentukan siapa saja yang berhak melaju ke tahapan selanjutnya. Namun, Bupati menekankan bahwa hasil asesmen bukanlah satu-satunya pertimbangan. Rekam jejak, pengalaman kerja, dan integritas para peserta juga akan menjadi perhatian utama.
“Kami mencari pemimpin yang tidak hanya cerdas dan kompeten, tetapi juga memiliki integritas yang tinggi dan komitmen yang kuat untuk melayani masyarakat,” imbuh Bupati.
Dengan seleksi terbuka JTP yang dilakukan secara cermat dan transparan ini, Pemerintah Kabupaten Majene berharap dapat menemukan sosok-sosok yang mampu membawa inovasi, efisiensi, dan efektivitas dalam penyelenggaraan pemerintahan. Pada akhirnya, semua upaya ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menjadikan Majene sebagai daerah yang maju, mandiri, dan berdaya saing.
Masyarakat pun diajak untuk turut mengawal proses seleksi ini dan memberikan dukungan kepada para pemimpin yang terpilih nantinya. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan Majene yang lebih baik di masa depan.









