Bupati Majene: Kegiatan Subuh Jum’at Berjamaah Tetap Prokes

Wabah Covid-19 Level 3, Kita Memohon Pertolongan Allah Agar Masa Pandemmi Berakhir”

Majene – Bupati Majene Andi Achmad Syukri Tammalele, menyampaikan kegiatan keagamaan safari Subuh Jum’at Berjamaah merupakan bagian dari upaya untuk mohon pertolongan kepada Allah SWT, agar masa pandemmi Covid-19 segera berakhir.

“Masa pandemmi Covid-19 telah berlangsung dua tahun terakhir. Perkembangan jumlah kasus yang terpapar virus Corona meningkat tajam dalam dua bulan terakhir di Sulbar, termasuk di Majene pun telah masuk level 3 kasus Covid. Segala upaya telah kita lakukan, termasuk kegiatan do’a dan zikir kita laksanakan untuk memohon pertolongan agar wabah penyakit ini segera berakhir,” kata Bupati Majene Andi Achmad Syukri Tammalele di Majene, Sabtu, 14/8/2021.

Bupati Majene mengatakan, pelaksanaan kegiatan ibadah shalat subuh bersama tentunya kita mematuhi protokol kesehatan (prokes) 3 M yakni Menjaga Jarak, Memakai Masker dan Memcuci Tangan. Kegiatan ibadah ini bukan sekedar kumpul dengan pimpinan OPD, tetapi ini adalah wujud komitmen kami untuk melakukan edukasi kepada masyarakat tentang pencegahan penularan covid-19. Yang salah jika ada kegiatan berkumpul tanpa mematuhi anjuran pemerintah terkait prokes Covid-19.

AST sapaan akrab Andi Achmad Syukri Tammalele mengakui jika saat ini telah dikeluarkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level tiga di luar Jawa-Bali, yang masih akan berlangsung hingga 23 Agustis 2021.

Hal tersebut sesuai Intruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) nomor 32 tahun 2021. Untuk diketahui, enam kabupaten di Sulbar masuk zona PPKM level tiga, termasuk Kabupaten Majene.

Karena itu kata dia, pemberitaan teman media yang menyoroti pelaksanaan ibadah shalat subuh Jumat berjamaah karena dianggap berkumpul, perlu dilakukan prefikasi agar publik tidak sepenggal mendapatkan informasi itu. Intinya, setiap pelaksanaan kegiatan harus mematuhi prokes sebagaimana anjuran pemerintah.

Sebelumnya, laman tribun sulbar.com edisi siar Sabtu, 14 Agustus 2021, mengangkat berita dengan judul “Majene PPKM Level Tiga: Bupati Malah Ajak Anak Buahnya Kumpul-kumpul di Masjid Tiap Subuh Jumat”

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level tiga di luar Jawa-Bali masih akan berlangsung hingga 23 Agustis 2021. Salah satu yang diatur dalam PPKM level tiga adalah larangan berkerumun.

Ditegaskan dalam surat edaran Gubernur Sulbar nomor 19 tahun 2021 tentang PPKM level 3 serta mengoptimalkan posko penanganan Covid-19 di tingkat desa dan kelurahan untuk pengendalian penyebaran Covid-19 di Sulbar.

Poin tiga huruf m mengatur, bupati melarang setiap bentuk aktivitas/kegiatan yang dapat menimbulkan kerumunan.

Selanjutnya, poin tiga huruf o menyebut, apabila bupati tidak melaksanakan ketentuan surat nomor 19 tahun 2021 ini, akan dikenakan sanksi.

Sesuai yang diatur dalam pasal 67 sampai pasal 78 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Meski Majene berstatus penyebaran Covid-19 masih tinggi, Bupati Andi Achmad Syukri Tammalele (AST) malah mengajak para pimpinan OPD dan jajarannya kumpul di masjid Salat Subuh tiap Jumat.

Tertuang dalam surat edaran Bupati Majene nomor 450/903/2021 tertanggal 10 Agustus 2021.

Ditujukan untuk Wakil Bupati Majene, Pj. Sekertaris Daerah Majene, Staf Ahli Bupati Majene, Asisten Setda Majene.

Kemudian Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kabag Setda Majene, Camat Banggae dan Banggae Timur.

Dalam surat itu dijelaskan, kegiatan tersebut untuk mewujudkan visi misi Majene sebagai kota religius

Sebanyak 32 masjid tersebar di Kecamatan Banggae dan Banggae Timur akan dibergiliran dikunjungi.

Akan berlangsung hingga 18 Maret 2022.

Kasubag Protokoler Pemkab Majene, Sufyan Ilbas mengatakan, jadwal pertama sudah dilaksanakan di Masjid Ilaikhal Mashir, Jumat, 13 Agustus.

“Iya sudah mulai mi tadi subuh,” tutur Sufyan kepada Tribun-Sulbar.com melalui Whatsapp, Jumat (13/8/2021) malam.

Dikatakan, OPD dijadwal sebagai penanggungjawab/penjamu konsumsi tiap masjid.(*)

Rekomendasi Berita

Back to top button