oleh

Bupati Majene Terpilih: Rayakan Lebaran Dengan Patuhi Prokes

MAJENEBupati Majene Terpilih Andi Achmad Syukri Tammalele (AST)b berpesan agar masyarakat, khususnya umat Islam, untuk tetap patuh pada protokol kesehatan dalam berlebaran di tengah pandemi COVID-19.

“Idulfitri kali ini kita rayakan masih dalam suasana pandemi. Oleh karena itu, marilah kita rayakan dengan tetap memegang aturan-aturan kesehatan, dan marilah kita perkuat iman dan ketakwaan kita kepada Allah SWT,” kata Bupati Majene Terpilih Andi Achmad Syukri Tammalele dikediamannya di Camba, Majene, Senin, 10/5/2021.

Dengan memperkuat iman dan ketakwaan, menurut AST, niscaya keberkahan akan diperoleh masyarakat, khususnya menghadapi fase pandemi COVID-19 yang melanda dunia, khususnya di negara kita.

“Ini adalah ujian. Semoga momentum Lebaran Idul Fitri 1442 Hijriyah, menjadi berkah bagi ummat yang beriman. Semoga Allah turunkan keberkatan dari langit dan dari bumi, artinya kesuburan, kemakmuran, keamanan, keselamatan, dan dihilangkannya berbagai kesulitan,” kata AST.

Karena itu kata AST, saya menyampaikan selamat merayakan momen Idul Fitri dihari kemenangan. Kemenangan melawan segala godaan. Semoga pandemi ini cepat berlalu. Agar kita bisa segera bertemu. Sekali lagi, atas nama pribadi dan keluarga turut memohon maaf jika ada salah dalam bertutur baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja. Akhirnya kami ucapkan Selamat Idul Fitri 1442 H,” katanya.***

Penulis Acho Antara

Tentang Penulis: Acho Ahmad

Gambar Gravatar
Pemilik nama lengkap Aco Ahmad Andi Hamid merupakan CEO Mediasulbar Group sekaligus Pendiri dan pemimpin Umum Kantor Berita Online mediasulbar.com kini tengah fokus merambah bisnis industri media dengan meningkatkan performa kualitas sajian berita aktual yang terjadi di daerah. Awalnya saya mencoba belajar jadi koresponden di stasion Metro TV untuk penugasan areal liputan Mamuju pada tahun 2004. Namun saat itu masih sebatas magang dan hanya mampu bertahan beberapa bulan saja. Selanjutnya saya hijrah ke kota Palu di tahun 2006, dan bekerja di koran Harian Mercusuar Sulteng. Seiring berjalannya waktu, tepat akhir tahun 2008, ajakan pulang kampung oleh bapak H Muhammad Saal (Mantan Wakil Bupati Kabupaten Pasangkayu) untuk mendirikan Koran Suara Sulbar yang berkedudukan di Rangas, Mamuju dengan posisi jabatan selaku Pemimpin Redaksi. Namun perusahaan koran ini rupanya usianya hanya setahun saja, sehingga saat itu pun saya cukup stress telah kehilangan pekerjaan. Ujian itu tidak berlangsung lama karena perum LKBN Antara Biro Sulselbar membuka lowongan kerja untuk klasifikasi wartawan. Sebelum mundur di LKBN Antara pada tahun 2017, saya pun sebetulnya lebih awal mendirikan media online Mediasulbar.com dibawah naungan PT Media Sulawesi Barat sejak tahun 2015. Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh..!!!

News Feed