Bupati Majene Yakini Pilkades Serentak Berjalan Sesuai Tahapan

Mamuju – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majene, Sulawesi Barat, memastikan bahwa agenda Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2023, tetap berjalan sesuai dengan tahapan yang telah direncanakan.

“Pelaksanaan Pilkades serentak bisa ditunda pun dapat berjalan. Hal utama tentu pada kesiapan anggaran serta terjaminnya perhelatan Pilkades bisa berlangsung aman. Jika dua hal itu dinyatakan siap, maka Pilkades tahun ini bisa dilaksanakan,” kata Bupati Majene Andi Achmad Syukri Tammalele didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Majene beserta puluhan kepala desa menyikapi beredarnya isu penundaan Pilkades serentak tahun ini di Majene belum lama ini.

Bupati Majene menyampaikan bahwa tahun ini pemerintah daerah telah mengalokasikan dana sharing Pilkades serentak sebesar Rp 300 juta. Maka dari itu, pemdes pun diharapkan sungguh sungguh menyiapkan agenda politik ini agar prosesnya berlangsung aman

“Terhadap pelaksanaan Pilkades serentak tahun ini maka pemerintah daerah pun akan melakukan pertemuan dengan menghadirkan unsur Forkopimda serta instansi terkait. Pertemuan itu menjadi penting agar kita mendapatkan masukan dari berbagai pihak. Tujuannya adalah agar pelaksanaan Pilkades serentak ini dapat terlaksana dengan baik,” ungkap AST sapaan akrab Bupati Majene.

Kepala PMD Majene H.Sudirman menyebutkan ada 43 desa akan mengakhiri masa jabatan dari 62 desa yang ada di Majene.

“Para panitia pilkades ini, tentu diharapkan bekerja secara profesional sesuai regulasi yang berlaku,  sehingga pilkades berjalan dengan adil, transparan dan berkualitas,” harapnya.

Dikatakan, meski pilkades serentak bukanlah pengalaman pertama, akan tetapi pemerintah daerah beserta para stakeholder tetap melakukan persiapan dengan matang.****

Penulis Acho

 

Rekomendasi Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button