Dihadapan Kapolres Majene, Nelayan Tamo Beberkan Kegiatan Ilegal Fishing

MAJENE – Tidak tanggung-tanggung, seorang nelayan asal Lingkungan Tamo, Kelurahan Baurung, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, beberkan kegiatan penangkapan ikan secara ilegal (ilegal fishing) yang kerap terjadi di wilayah perairan laut Selat Makassar.

Hal ini diutarakan, HR salah seorang nelayan Tamo dihadapan Kapolres Majene dan Bupati Majene pada acara pesta nelayan warga Tamo beberapa hari yang lalu.

Menurutnya, kegiatan penangkapan ikan secara tidak bertanggungjawab juga terdapat kegiatan penangkapan ikan dengan cara-cara yang merusak (destructive fishing). Kegiatan ini juga dapat menyebabkan kerugian yang besar terutama terhadap kelestarian ekosistem perairan yang ada.

Karena itu kata dia, jajaran aparat kemananan yang melakukan pengawasan di wilayah perairan Selat Makassar, untuk segera mencegah aktifitas yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.

“Saya minta agar oknum yang kerap melakukan kegiatan ilegal ini untuk ditindaki karena aktivitas mereka sangat berbahaya dan merusak biota laut kita,” pintanya.

Kegiatan destructive fishing yang dilakukan oleh oknum tersebut ditengarai ikut menggunakan bahan peledak (bom ikan), dan penggunaan bahan beracun untuk menangkap ikan. Penggunaan bahan-bahan tersebut mengakibatkan kerusakan terumbu karang dan ekosistem di sekitarnya, serta menyebabkan kematian berbagai jenis dan ukuran yang ada di perairan tersebut.***(MS.01)

Penulis: M.S-01
Editor Aco Antara
Produksi Mediasulbar.com

Rubrik Khusus Advedtorial Dipersembahkan Pemerintah Kecamatan Banggae Timur Kabupaten Majene

 

 

Rekomendasi Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button