Disperindag dan UKM Sulbar Minta Pedagang Tak Menjual Barang Kadaluarsa

Segmen Khusus/ Advedtorial Dipersembahkan Disperindag dan UKM Sulbar

Mamuju – Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro Kecil (Disperindagkop dan UKM) Sulawesi Barat, Amir Maricar, meminta agar pedagang untuk tidak menjual barang kadaluarsa karena berbahaya bagi masyarakat yang ikut mengonsumsi.

Hal ini disanpaikan Kepala Disperindagkop dan UKM Sulbar, Amir Maricar usai memantau harga sembako di Mamuju, Selasa, 1/5.

Amir mengatakan hasil pantauan pihaknya di beberapa toko, yakni Supermarket Family dan Swalayan lainnya memang tidak ditemukan barang yang sudah habis masa expirednya.

“Cuma ditemukan ada beberapa kotak kemasannya rusak. Saya minta untuk meneliti barang yang dipajang jangan sampai expirednya masih berlaku, kotaknya sudah kelempet (rusak-red) dan jangan kotor,” ucap Amir.

Lebih jauh lagi, Amir meminta agar barang yang sudah hampir kadaluarsa segera ditarik walaupun masa kadaluarsanya masih satu bulan. Untuk itu pihaknya menyarankan tiga bulan sebelum habis masa kadaluarsa segera menginformasikan kepada pihak distributor agar barang tersebut ditarik dan tidak dijual lagi.

Ia mengimbau para pedagang tidak menjual barang-barang yang sudah kadaluarsa sehingga bisa merugikan konsumen. Amir juga minta agar barang-barang makanan, obat-obatan, pembersih lantai atau piring dan barang lainnnya tidak digabung.

 “Kalau sudah ada barang yang kadaluarsa jangan dijual agar tidak merugikan konsumen,” tegas Amir.
 Sedangkan untuk masyarakat ia berpesan agar teliti sebelum membeli barang. Jangan sampai sudah dibeli baru komplin ketika mengetahui barang tersebut sudah kadaluarsa atau rusak.

“Telitilah sebelum membeli. Membeli sesuai kemampuan jangan keinginan,” pesannya lagi. (Adv)

Rekomendasi Berita

Back to top button