Minggu , Juni 7 2020
Home / Daerah / Gelombang Dukungan AST-Aris Terus Mengalir

Gelombang Dukungan AST-Aris Terus Mengalir

Majene – Aroma Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, mulai merebak ke seluruh penjuru desa. Gayung bersambut, gelombang dukungan terhadap pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati, Andi Achmad Sukri Tammalele -Arismunandar Kalma Katta terus mengalir dari berbagai kalangan yang ada di daerah itu.

Calon bupati Majene, Andi Sukri Tammalele berbincang dengan warga majene.

Meski AST maupun Aris belum sama sekali memasang baligho, namun masyarakat di daerah itu mulai membincangkan kedua sosok calon penantang di pilkada 9 Desember 2020.

Ast-Aris yang sudah bulat memutuskan maju di pilkada ini terlihat sudah sangat siap menghadapi calon petahana bupati Majene, Fahmi Massiara yang disinyalir kembali menggandeng politisi Golkar Lukman.

Bakal calon bupati Majene, Arismunandar Kalma Katta

Sejumlah dukunganpun mulai mengalir pada sosok AST-ARIS sebagai calon bupati dan wakil bupati Majene pada pilkada serentak 2020 mendatang. Dukungan warga Mandar Majene yang mengadu nasib di ibukota Sulbar di Mamuju juga menyambut gegap gempita atas pasangan yang dinilai sangat idiel menghadirkan perubahan di Bumi Assamallewuang ini.

Kader Demokrat Sulbar Kalma Katta tentu menjadi juru taktik bakal menyusun strategi jitu untuk melawan petahana. Berbekal pengalaman tinggi di Pilkada Majene, sosok Kalma tidak akan kesulitan meramuh taktik jitu karena telah memahami karakteristik masyarakat Majene.

“Kabupaten Majene butuh sosok pimpinan yang memiliki visi dan pemikiran akurat untuk membangun Kabupaten Majene ke depan. Apalagi, pak AST didampingi sang birokrat muda, Arismunandar yang juga tercatat alumni IPDN. Beliau tentu memiliki banyak gagasan untuk mewujudkan Kota Majene jadi daerah yang lebih maju lagi,” sebut Junaedi Nuhung salah seorang tokoh masyarakat Malunda di Kediaman nya, Rabu, 28/4.

Tak hanya itu, dukungan juga datang dari penggiat medsos, Subhan yang mengaku warga Mandar Majene yang saat ini merantau ke Kaltim.

Subhan mewakili tokoh pemuda dan masyarakat rantau menyatakan bahwa dirinya siap untuk mendukung AST-Aris bertarung dalam pilkada 2020 mendatang. Melihat keseriusan pasangan ini, Subhan pun yakin bahwa pasangan tersebut akan membawa perubahan untuk Kabupaten Majene ke depan bila nanti dipercayai memimpin daerah ini.

Menurutnya, sudah saatnya Kabupaten Majene dipimpin oleh pekerja keras. Sebab, bila tidak ada terobosan baru dan hanya mengandalkan APBD yang ada, maka kemajuan daerah Kabupaten Majene akan lambat berjalan dan bahkan ditinggalkan kabupaten baru yang lahir di Sulbar seperti Mateng dan Pasangkayu.

“Kabupaten Majene cukup luas. Memiliki banyak sumber daya alam unggulan terutama pertanian, perkebunan, perikanan, dan pariwisata. Maka kita butuh pemimpin yang pekerja keras, dekat dengan masyarakat dan mampu melakukan terobosan baru guna peningkatan perekonomian masyarakat dan kemajuan daerah,” ungkapnya.

Terkait dengan mengalirnya dukungan dari para masyarakat, Andi Sukri Tammalele menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada pihak yang ikut mendukungnya di pilkada tahun ini.

“Dukungan itu adalah motivasi bagi saya. Dukungan ini bukti bahwa masyarakat kita butuh hadirnya perubahan di berbagai lini,” kunci AST.***

Penulis/editor: Aco Antara
Produksi: by mediasulbar.com

About admin

Awalnya saya tak pernah berpikir untuk menjadi jurnalis. Pada tahun 2006, saya dipaksa untuk menjadi pewarta oleh om MP yang saat itu bekerja di koran harian Mercusuar, Palu, Sulteng. Sejak itu, meski harus tertatih-tatih, akhirnya profesi ini saya geluti dengan serius untuk menjadi jurnalis yang profesional. Tepat tahun 2008, saya milih hijrah dari Palu ke Mamuju untuk mengembankan koran Suara Sulbar. Namun usianya hanya setahun sehingga saat itu ikut memberanikan diri melamar di perusahaan BUMN LKBN Antara Biro Sulselbar. Bekerja di kantor berita negara ini cukup lama. Bahkan masyarakat Sulbar lebih akrab mengenal nama saya dengan sapaan Acho Antara alias A. Acho Ahmad AH. Selepas bekerja di LKBN Antara pada tahun 2017, saya pun mendirikan media online Mediasulbar. Com dibaeah naingan PT Media Sulawesi Barat, sebagai jembatan untuk menyalurkan informasi, edukasi bagi masyarakat Sulbar. Kami bertekad kuat, kelak mediasulbar. Com jadi referensi oleh pembaca berita guna kemajuan daerah di Tanah Malaqbi Mandar.. Wassalam..
error: Content is protected !!