Minggu , Juni 7 2020
Home / Daerah / Gubernur Sulbar Santuni Sahabuddin,  Seorang Warga Penderita Kusta

Gubernur Sulbar Santuni Sahabuddin,  Seorang Warga Penderita Kusta

Polman- Gubernur Sulawesi Barat, Ali Baal Masdar bersama rombongan Forkopimda Sulbar mengunjungi sebuah gubuk dihuni oleh seorang penderita penyakit kusta, Sahabuddin (30) di Desa Tonyamang, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polman, Minggu 17 Mei 2020.

Gubernur Sulawesi Barat santuni penderita kusta di polman.

Dalam kunjungannya tersebut, kedatangan orang nomor satu di Sulbar tersebut setelah menyaksikan video yang beredar di sosmed seorang penderita kusta, dimana dalam menjalani hidup sehari-hari tinggal sebatang kara, karena dijauhi okeh keluarganya akibat penyakit kusta yang dideritanya.

Melihat kondisi salah satu warganya yang menderita penyakit kusta dan harus hidup sebatang kara ini membuat Ali Baal Masdar, menanyakan kepada petugas kesehatan dan kepala desa setempat status warganya tersebut. Sahabuddin ternyata tidak memiliki BPJS kesehatan maupun Kartu Indonesia Sehat (KIS), sehingga Ia tidak bisa menjalani perawatan di RS.

“Sahabuddin harus segera dibawah ke Makassar untuk menjalani pengobatan. Untuk biaya pengobatan akan saya penuhi,” kata Ali Baal Masdar .

Sementara untuk biaya pengobatan terhadap penyakit yang diderita oleh Sahabuddin , Gubernur Sulbar menyatakan akan menanggung seluruh biaya pengobatannya secara pribadi bahkan sejumlah menyerahkan uajg sebesar Rp 11 juta rupiah   kepada keluarga yang kerap merawatnya.

Penyakit kusta yang diderita oleh Sahabuddin  sempat dinyatakan sembuh namun penyakit tersebut kembali dialaminya lantaran ditinggal oleh istri dan anaknya.

“Terima kasih Pak Gubernur atas perhatiannya,” ucap Sahabuddin yang juga sempat dijauhi oleh keluarga dan warga setempat lantaran takut tertular. (deni)

 

About admin

Awalnya saya tak pernah berpikir untuk menjadi jurnalis. Pada tahun 2006, saya dipaksa untuk menjadi pewarta oleh om MP yang saat itu bekerja di koran harian Mercusuar, Palu, Sulteng. Sejak itu, meski harus tertatih-tatih, akhirnya profesi ini saya geluti dengan serius untuk menjadi jurnalis yang profesional. Tepat tahun 2008, saya milih hijrah dari Palu ke Mamuju untuk mengembankan koran Suara Sulbar. Namun usianya hanya setahun sehingga saat itu ikut memberanikan diri melamar di perusahaan BUMN LKBN Antara Biro Sulselbar. Bekerja di kantor berita negara ini cukup lama. Bahkan masyarakat Sulbar lebih akrab mengenal nama saya dengan sapaan Acho Antara alias A. Acho Ahmad AH. Selepas bekerja di LKBN Antara pada tahun 2017, saya pun mendirikan media online Mediasulbar. Com dibaeah naingan PT Media Sulawesi Barat, sebagai jembatan untuk menyalurkan informasi, edukasi bagi masyarakat Sulbar. Kami bertekad kuat, kelak mediasulbar. Com jadi referensi oleh pembaca berita guna kemajuan daerah di Tanah Malaqbi Mandar.. Wassalam..
error: Content is protected !!