oleh

Hadirkan Keceriaan di Masa PPKM, Dit Polairud Polda Sulbar Salurkan Sembako ke Masyarakat Pesisir

-Daerah, Majene-1.369 views

Mamuju – Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Dit Polairud) Polda Sulbar menyalurkan bantuan sembako kepada Masyarakat pesisir pantai yang terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Dengan menggunakan Perahu karet melintasi jalur laut, Personil Dit Polairud membawa ratusan paket sembako kepada Masyarakat yang mendiami Pulau Karampuang Kab. Mamuju.

Direktur Polairud Polda Sulbar Kombes Pol F.X. Tarigan, Sabtu (31/07/21) mengungkapkan bahwa agar tidak menimbulkan kerumunan, Pihaknya menyalurkan Bansos secara door to door dengan mengantarkannya langsung kedepan pintu rumah Warga.

Ia berharap bantuan itu dapat membantu meringankan beban warga yang terdampak Pandemi Covid-19 sehingga tidak kebingungan memenuhi kebutuhan sehari-hari selama masa PPKM Darurat.

Selain menyalurkan sembako, personil Dit Polair juga menyalurkan obat-obatan, Vitamin, masker serta memberikan edukasi protokol kesehatan dalam penerapan 5 M.

“Agar tidak menimbulkan kerumunan, kami antarkan langsung sembakonya ke pintu-pintu rumah warga. Meskipun jumlahnya tidak banyak tapi kami berharap dapat meringankan beban Masyarakat yang terdampak PPKM darurat”, Tutur Tarigan.

Tak hanya menyalurkan bantuan, Dit Polairud juga aktif dalam kegiatan-kegiatan percepatan penanganan Penyebaran Covid-19 seperti melakukan operasi yustisi ataupun vaksinasi.

Humas Polda Sulbar

Tentang Penulis: Acho Ahmad

Gambar Gravatar
Pemilik nama lengkap Aco Ahmad Andi Hamid merupakan CEO Mediasulbar Group sekaligus Pendiri dan pemimpin Umum Kantor Berita Online mediasulbar.com kini tengah fokus merambah bisnis industri media dengan meningkatkan performa kualitas sajian berita aktual yang terjadi di daerah. Awalnya saya mencoba belajar jadi koresponden di stasion Metro TV untuk penugasan areal liputan Mamuju pada tahun 2004. Namun saat itu masih sebatas magang dan hanya mampu bertahan beberapa bulan saja. Selanjutnya saya hijrah ke kota Palu di tahun 2006, dan bekerja di koran Harian Mercusuar Sulteng. Seiring berjalannya waktu, tepat akhir tahun 2008, ajakan pulang kampung oleh bapak H Muhammad Saal (Mantan Wakil Bupati Kabupaten Pasangkayu) untuk mendirikan Koran Suara Sulbar yang berkedudukan di Rangas, Mamuju dengan posisi jabatan selaku Pemimpin Redaksi. Namun perusahaan koran ini rupanya usianya hanya setahun saja, sehingga saat itu pun saya cukup stress telah kehilangan pekerjaan. Ujian itu tidak berlangsung lama karena perum LKBN Antara Biro Sulselbar membuka lowongan kerja untuk klasifikasi wartawan. Sebelum mundur di LKBN Antara pada tahun 2017, saya pun sebetulnya lebih awal mendirikan media online Mediasulbar.com dibawah naungan PT Media Sulawesi Barat sejak tahun 2015. Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh..!!!