HMI Badko Sulselbar Sesalkan Kinerja Kepolisian Tangani Kasus Satrio

Himpunan Mahasiswa Islam BADKO Sulselbar menyangkan kinerja kepolisian Luwu timur terkait penanganan kasus Satrio yang sampai hari ini tidak membuahkan hasil.

Berdasarkan surat No. b/41/III/pres/1.7./2022/Reskrim, Tentang pemberitahuan hasil laporan penelitian laporan. Pada poin 2 diberitahukan “bahwa adanya peristiwa penemuaan sosok mayat berjenis kelamin laki-laki yang terjadi pada hari Selasa tanggal 08 Maret 22 sekitar pukul 17:00 Wita yang beralamat di dusun Munte-munte, Desa Watampanua, Kecamatan Angkona, Kabupaten Luwu timur.

Sekum HMI Badko Sulselbar Ugha Anugrah mengungkapkan, Mestinya pihak kepolisian telah menyelesaikan tahap penyelidikan dan melanjutkan ketahap penyidikan, namun sampai hari ini belum ada kejelasan hukum sekaitan teka-teki kematian Satrio.

“Pihak penyelidik harus berani mengambil sikap dari kinerja yang dilakukan selama ini, pun kalau di anggap bahwa tidak ditemukan tanda-tanda pembunuhan maka harusnya mengeluarkan surat penghentian penyelidikan untuk memberhentikan penyelidikan, karena percuma melakukan penyelidikan tapi tidak memiliki hasil,” ungkap Ugha Anugrah selaku sekretaris BADKO HMI Sulselbar.

Sebagaimana yang telah diketahui terhitung semenjak ditemukannya mayat simpang siur kasus ini sudah mencapai 30 hari.

Selain HMI Badko SULSELBAR, kasus ini juga di kawal oleh Ikatan Pemuda Mahasiswa Luwu (IPMAL).

Penulis : MS02/C
Editor : Irwandi
Produksi : Mediasulbar.com

Rekomendasi Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button