Ini Intruksi Pemkab Majene Terkait Covid-19

Majene – Pemerintah Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, kembali melaksanakan rapat terkait kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap penyebaran dan penularan wabah virus Corona (Covid-19) yang saat ini telah merambah hingga daratan Indonesia.

Rapat koordinasi ini dipimpin langsung wakil bupati Majene, Lukman beserta unsur Forkopimda serta pimpinan OPD di kantor pemerintah setempat, Selasa (17/3).

Berikut notulen pada rapat pemkab Majene terkait penangan virus Corona:

Pada Rapat I, Pemkab Majene telah meminta kepada Kesabngpol untuk membentuk Satgas atau Gugus Tugas Percepatan.

*BPBD Majene*
Ini termasuk Bencana Alam, masuk status Siaga Darurat Bencana, krn blm ada informasi yg terkena Corona di Sulbar.
Yg menjadi alot pada pertemuan semalam di Sulbar adalah masalah rujukan pasien yg terpapar virus corona.

Hasil Keputusan Rapat

– Membatasi Perjalanan Dinas keluar Daerah Kab. Majene selama 14 hari kedepan, mulai 18 Maret 2020 s/d 31 Maret 2020 (hanya yg urgent & prioritas).
– Anak Sekolah TK dan sederajat, SD dan Sederajat – SMP dan sederajat dirumahkan atau diistirahatkan dirumah, selama 14 hari kedepan, mulai besok 18 Maret 2020 s/d 31 Maret 2020 (Kewenangan Pemkab)
– ASN bekerja dng sistem shift, dibagi 2 shit, pagi & siang, akan diatur oleh Pimp. OPD masing masing.
– TPP akan tetap diberikan & dibebas tugaskan untuk tdk menginput aktifitas harian, dengan langsung mendapat point 300 menit aktifitas / hari.
– Penggunaan Permadani atau Karpet di Masjid untuk sementara digulung dan tdk digunakan sementara & disetiap tempat wudhu memasang sabun cuci tangan (Kewenangan Kemeneg. Majene).
– Terkait warga Majene yg melakukan perjalanan keluar negeri, akan dilakukan pengawasan dan pemantauan selama 14 hari, bila sdh tiba di Majene.
– Menghindari tatap muka yang mengahdirkan banyak orang, sampai tanggal 31 Maret 2020. (Arm)

Rekomendasi Berita

Back to top button