oleh

Karena Judi 5 Berstatus PNS Diamankan, 1 Diantaranya Kepala Puskesmas Bambu

MAMUJU — Tim Resmob polda bersama anggota polres mamuju yang dipimpin Kanit III Jatanras Ditreskrimum AKP M NUR MAKMUR S.I.K, berhasil mengamankan 5 (lima) orang laki-laki yang sedang bermain judi sambung tulang (menggunakan kartu joker)

Masing-masing :SYAMSIR, 42 Thn, PNS ( transmigrasi prov.mamuju), BTN Passokorang, kab.mamuju, ‎NAJAMUDDIN, 40 Thn , PNS (kesbanpol prov.Sulbar), BTN manakarra kab.mamuju, ‎FIRMAN, 49 Thn, PNS ( Kepala Puskesmas Bambu), Batu Papan, Desa Bambu, Kec. Mamuju, Kab.Mamuju, ‎TALIB, 55 Thn, PNS ( Balikbang Prov.Sulbar), Jl.Musa karim, Kab.mamuju. dan JUBAIR, 56 Thn, Swasta, alamat TKP.

Pada hari kamis tanggal 30 November 2017, sekitar jam 23.00 wita, bertempat di kompleks BTN Binanga, kec.mamuju, Kab.Mamuju

Kabid Humas Polda Sulbar AKBP Hj. Mashura, menjelaskan Kronologis Penangkapan Bahwa pada waktu dan tempat tsb diatas, Setelah mendapat informasi dari masyarakat bahwa di kompleks BTN Binanga, kec.mamuju, Kab.Mamuju sering berlangsung permainan judi, kemudian Tim melalukan Penyelidikan dan setelah memastikan bahwa saat ini sedang berlangsung permainan judi di rumah Lk. JUBAIR di kompleks BTN Binanga, kec.mamuju, Kab.Mamuju,

“Dari Informasi tersebut tim melakukan penangkapan dan mengamankan 5 (lima) Orang laki-laki tsb diatas beserta barang buktinya, dan selanjutnya Kelima Orang tsb dibawa ke Mako Polda untuk dilakukan Proses lebih Lanjut,” Kata Kabid Humas, Jumat (1/12/2017).

Dari hasil penangkapan tersebut, Kata Kabid Humas Petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya Uang kertas pecahan 100 rb = 7 lembar, ‎50 rb = 4 lembar, ‎20rb = 3 lembar, ‎10 rb = 7 lembar, ‎5 rb = 9 lembar,b‎2 rb = 4 lembar dan ‎1 rb = 1 lembar juga Kartu Joker 2 pasang (180 lembar),” Ungkap Kabid Humas. (fathir)

Tentang Penulis: Acho Ahmad

Gambar Gravatar
Pemilik nama lengkap Aco Ahmad Andi Hamid merupakan CEO Mediasulbar Group sekaligus Pendiri dan pemimpin Umum Kantor Berita Online mediasulbar.com kini tengah fokus merambah bisnis industri media dengan meningkatkan performa kualitas sajian berita aktual yang terjadi di daerah. Awalnya saya mencoba belajar jadi koresponden di stasion Metro TV untuk penugasan areal liputan Mamuju pada tahun 2004. Namun saat itu masih sebatas magang dan hanya mampu bertahan beberapa bulan saja. Selanjutnya saya hijrah ke kota Palu di tahun 2006, dan bekerja di koran Harian Mercusuar Sulteng. Seiring berjalannya waktu, tepat akhir tahun 2008, ajakan pulang kampung oleh bapak H Muhammad Saal (Mantan Wakil Bupati Kabupaten Pasangkayu) untuk mendirikan Koran Suara Sulbar yang berkedudukan di Rangas, Mamuju dengan posisi jabatan selaku Pemimpin Redaksi. Namun perusahaan koran ini rupanya usianya hanya setahun saja, sehingga saat itu pun saya cukup stress telah kehilangan pekerjaan. Ujian itu tidak berlangsung lama karena perum LKBN Antara Biro Sulselbar membuka lowongan kerja untuk klasifikasi wartawan. Sebelum mundur di LKBN Antara pada tahun 2017, saya pun sebetulnya lebih awal mendirikan media online Mediasulbar.com dibawah naungan PT Media Sulawesi Barat sejak tahun 2015. Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh..!!!