Rabu , Februari 26 2020
Home / Hukum / Karena Judi 5 Berstatus PNS Diamankan, 1 Diantaranya Kepala Puskesmas Bambu

Karena Judi 5 Berstatus PNS Diamankan, 1 Diantaranya Kepala Puskesmas Bambu

MAMUJU — Tim Resmob polda bersama anggota polres mamuju yang dipimpin Kanit III Jatanras Ditreskrimum AKP M NUR MAKMUR S.I.K, berhasil mengamankan 5 (lima) orang laki-laki yang sedang bermain judi sambung tulang (menggunakan kartu joker)

Masing-masing :SYAMSIR, 42 Thn, PNS ( transmigrasi prov.mamuju), BTN Passokorang, kab.mamuju, ‎NAJAMUDDIN, 40 Thn , PNS (kesbanpol prov.Sulbar), BTN manakarra kab.mamuju, ‎FIRMAN, 49 Thn, PNS ( Kepala Puskesmas Bambu), Batu Papan, Desa Bambu, Kec. Mamuju, Kab.Mamuju, ‎TALIB, 55 Thn, PNS ( Balikbang Prov.Sulbar), Jl.Musa karim, Kab.mamuju. dan JUBAIR, 56 Thn, Swasta, alamat TKP.

Pada hari kamis tanggal 30 November 2017, sekitar jam 23.00 wita, bertempat di kompleks BTN Binanga, kec.mamuju, Kab.Mamuju

Kabid Humas Polda Sulbar AKBP Hj. Mashura, menjelaskan Kronologis Penangkapan Bahwa pada waktu dan tempat tsb diatas, Setelah mendapat informasi dari masyarakat bahwa di kompleks BTN Binanga, kec.mamuju, Kab.Mamuju sering berlangsung permainan judi, kemudian Tim melalukan Penyelidikan dan setelah memastikan bahwa saat ini sedang berlangsung permainan judi di rumah Lk. JUBAIR di kompleks BTN Binanga, kec.mamuju, Kab.Mamuju,

“Dari Informasi tersebut tim melakukan penangkapan dan mengamankan 5 (lima) Orang laki-laki tsb diatas beserta barang buktinya, dan selanjutnya Kelima Orang tsb dibawa ke Mako Polda untuk dilakukan Proses lebih Lanjut,” Kata Kabid Humas, Jumat (1/12/2017).

Dari hasil penangkapan tersebut, Kata Kabid Humas Petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya Uang kertas pecahan 100 rb = 7 lembar, ‎50 rb = 4 lembar, ‎20rb = 3 lembar, ‎10 rb = 7 lembar, ‎5 rb = 9 lembar,b‎2 rb = 4 lembar dan ‎1 rb = 1 lembar juga Kartu Joker 2 pasang (180 lembar),” Ungkap Kabid Humas. (fathir)

About admin

Awalnya saya tak pernah berpikir untuk menjadi jurnalis. Pada tahun 2006, saya dipaksa untuk menjadi pewarta oleh om MP yang saat itu bekerja di koran harian Mercusuar, Palu, Sulteng. Sejak itu, meski harus tertatih-tatih, akhirnya profesi ini saya geluti dengan serius untuk menjadi jurnalis yang profesional. Tepat tahun 2008, saya hijrah dari Palu ke Mamuju untuk mengembankan koran Suara Sulbar. Namun usianya hanya setahun sehingga saya ikut memberanikan diri melamar di perusahaan BUMN LKBN Antara Biro Sulselbar. Bekerja di kantor berita negara ini cukup lama. Bahkan masyarakat Sulbar lebih akrab menyapa nama saya Acho Antara alias A. Acho Ahmad AH. Selepas bekerja di LKBN Antara pada tahun 2017, saya pun mendirikan media online Mediasulbar. Co. Id, sebagai jembatan untuk mendapatkan informasi bagi masyarakat Sulbar. Kami bertekad kuat, kelak mediasulbar. Co. Id jadi referensi oleh pembaca berita guna kemajuan daerah Tanah Malaqbi Mandar.. Wassalam..
error: Content is protected !!