Kamis , Juni 4 2020
Home / Daerah / Kadis Pertanian Sulbar Motivasi Petani

Kadis Pertanian Sulbar Motivasi Petani

Majene – Kepala Dinas Pertanian Sulawesi Barat, Ir.H. Tanawali kembali motivasi para petani saat mengikuti kegiatan Bimtek yang berlangsung di hotel Villa Bogor Majene.

Kepala Dinas Pertanian Sulbar Ir H Tanawali M.AP turut menysmpaikan ucapan selamat datang oleh Kadis Pertanian Kab Majene, Burhan SP, MMA), panitia dari Provinsi serta kabid Penyuluhan Ir Rusli Latif dan kepala seksi M Jurai SP.

Kegiatan ini diikuti peserta sebsnyak 150 orang. Para pesrrta dari ketua Kelompik Tani dan yang bertindak selaku nara sumber dari tim penyuluh senior yang ada di Sulbar.

Tanawali mengatakan, out put kegiatan ini adalah bagmn para kelompok tani bisa menyusun RDK-RDKK sehingga dalam penyusunan perogram bisa tersistem dan terukur.

Tanawali dalam arahannya ikut memotivasi peserta agar dalam mengemban amanah dengan penuh dedikasi, karena ketua kelompok tani adalah suatu pengabdian/pekerjaan mulia, sebagai lahan ibadah, mengabdi semata mata untuk anak dan istri.

Apalagi untuk kepentingan masyarakat itu, adalah jihad fisabilillah, disamping mendapatkan reski untuk dunia juga tercatan sebagai amal ibadah, dalam al Quran di katakan

أَطِيعُوا اللهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُوْلِى اْلأَمْرِ مِنكُمْ فَإِن تَنَازَعْتُمْ فِي شَىْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللهِ وَالرَّسُولِ إِن كُنتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللهِ وَالْيَوْمِ اْلأَخِرِ ذَلِكَ خَيْرُُ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلاً

“Hai orang-orang yang beriman, ta’atilah Allah dan ta’atilah Rasul(Nya), dan ulil amri (ulama dam umara’) diantara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (Sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu adalah lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya“. [An Nisaa:59].

About admin

Awalnya saya tak pernah berpikir untuk menjadi jurnalis. Pada tahun 2006, saya dipaksa untuk menjadi pewarta oleh om MP yang saat itu bekerja di koran harian Mercusuar, Palu, Sulteng. Sejak itu, meski harus tertatih-tatih, akhirnya profesi ini saya geluti dengan serius untuk menjadi jurnalis yang profesional. Tepat tahun 2008, saya milih hijrah dari Palu ke Mamuju untuk mengembankan koran Suara Sulbar. Namun usianya hanya setahun sehingga saat itu ikut memberanikan diri melamar di perusahaan BUMN LKBN Antara Biro Sulselbar. Bekerja di kantor berita negara ini cukup lama. Bahkan masyarakat Sulbar lebih akrab mengenal nama saya dengan sapaan Acho Antara alias A. Acho Ahmad AH. Selepas bekerja di LKBN Antara pada tahun 2017, saya pun mendirikan media online Mediasulbar. Com dibaeah naingan PT Media Sulawesi Barat, sebagai jembatan untuk menyalurkan informasi, edukasi bagi masyarakat Sulbar. Kami bertekad kuat, kelak mediasulbar. Com jadi referensi oleh pembaca berita guna kemajuan daerah di Tanah Malaqbi Mandar.. Wassalam..
error: Content is protected !!