Kadisdikbud Sulbar: Saatnya Tenaga Pendidik Miliki Kecerdasan Pengendalian Emosional dan Spiritual

Majene – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Sulawesi Barat, Dr.H.Mithhar menyampaikan bahwa pentingnya tenaga pendidik memiliki kecerdasan pengendalian emosional dan spiritual terhadap peningkatan mutu dalam proses pembelajaran di sekolah.

“Tenaga pendidik atau guru di sekolah tak hanya memiliki pengetahuan spesifik saja atau hanya kecerdasan intelektual. Akan tetapi, dibutuhkan kecerdasan emosional atau pengendalian diri,” kata Kepala Disdikbud Provinsi Sulawesi Barat, Dr.H.Mithhar, S.Pd, M.Pd, ketika membawakan materi pembukaan kegiatan Bimbingan Tekhnik Peningkatan Mutu Tenaga Pendidik Dalam Menemukan Makna Kerja Perspektif Emotional Spritual Question (ESQ) yang dilaksanakan di Hotel Davina, Majene, Kamis,30/11/2023.

Kegiatan Bimtek ini dihadiri para guru jenjang SMK se Sulawesi Barat, sebagai bagian dari komitmen pemerintah menghadirkan kualitas tenaga pendidik yang semakin unggul.

Menurutnya, jika tenaga pendidik di Sulbar memiliki rasio tingkat kecerdasan intelektual dan juga mempunyai kecerdasan emosional, maka yakinlah negeri ini kelak mampu melahirkan generasi emas di masa depan.

“Inilah esensi dari kegiatan Bimbingan Tekhnik yang dilaksanakan sekarang ini. Pemerintah daerah dan tenaga pendidik di sekolah-sekolah tentu diharapkan menjadi garda terdepan melahirkan generasi muda unggul dan berprestasi,” ujar Mithhar peraih gelar doktor dengan predikat Cumlaude dengan IPK 3,96 di Universitas Negeri Makassar ini.

Untuk diketahui, kecerdasan intelektual merupakan sebuah kecerdasan yang memberikan kemampuan untuk berhitung, beranalogi, berimajinasi, dan memiliki daya kreasi serta inovasi. Sedangkan kecerdasan emosional mencakup pengendalian diri, semangat, dan ketekunan, serta kemampuan untuk memotivasi diri sendiri dan bertahan menghadapi frustrasi, kesanggupan untuk mengendalikan dorongan hati dan emosi, tidak berlebihan dalam kesenangan, mengatur suasana hati dan menjaga agar beban stress tidak melumpuhkan kemampuan berpikir, untuk membaca perasaan terdalam orang lain (empati) dan berdoa, untuk memelihara hubungan dengan sebaik-baiknya, kemampuan untuk menyelesaikan konflik, serta untuk memimpin diri dan lingkungan sekitarnya.

Selanjutnya kecerdasan spiritual adalah kecerdasan untuk menghadapi persoalan makna atau value untuk menempatkan perilaku dan hidup manusia dalam konteks makna yang lebih luas dan kaya.

Jadi kata Kepala Disdikbud Sulbar ini menyebutkan perlu menghadirkan tenaga pendidik yang memiliki kemampuan intelektual, kemampuan emosional serta spiritual dan memiliki keterampilan yang dapat menciptakan hasil pembelajaran secara optimal.***

Advedtorial

Penulis Acho Antara

Editor Redaksi 

 

Rekomendasi Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button