Kapolda Sulbar: Berikan Kemudahan Layanan Informasi Terhadap Wartawan

Mamuju – Kapolda Sulawesi Barat, Brigjend Pol Baharuddin Djafar, M.Si menegaskan, agar jajarannya memudahkan dalam memberikan layanan informasi terhadap wartawan sehingga informasi yang disajikan lebih akurat.

Hal ini ditegaskan Kapolda Sulbar, Brigjen Pol Baharuddin Djafar kepada puluhan wartawan dalam acara silaturraim yang dilaksanakan di markas Polda Sulbar di Mamuju, Senin, 19/9.

Acara silatutrrahim orang nomor satu di tubuh Polda sulbar ini merupakan kali pertama sejak ia resmi bertugas menggantikan Brigjen Pol Nandang yang kini bertugas di Polda Riua. Kegiatan silaturrahmi ini dikemas sederhana yang juga turut didampingi Kepala Biro Humas Polda Sulbar, AKBP Hj.Mashura Mappeare, SH serta pejabat Polda Sulbar lainnya.

Baharuddin menyebutkan, peran media massa saat ini memiliki andil besar untuk kemajuan pembangunan di daerah. Maka dari itu, ia pun sangat respek dan ikut mengapresiasi terhadap tugas-tugas jurnalistik. Apalagi, sebelum bertugas di Sulbar, jenderal bintang satu ini memang dikenal cukup dekat dengan para wartawan yang ada di ibukota Jakarta.

“Saya ini pernah menduduki jabatan Kabid Humas Polda Sumatera Utara tahun 2008 dan Kabid Humas Polda Metro Jaya tahun 2012. Jadi saya ini sudah dua kali Kabid Humas Polda. Makanya, saya sangat paham kebutuhan teman-teman media. Paling tidak, harus diberikan kemudahan layanan informasi agar berita yang disajikan lebih cepat dan lebih akurat,” jelas Baharuddin.

Mantan Karopaminal Divropan Polri in i menyebutkan, tak ada alasan bagi aparat kepolisian untuk tidak memberikan dukungan terhadap teman-teman wartawan dalam melaksanakan tugas jurnalistiknya.

“Jika ada aparat polisi yang bekerja di wilayah hukum Polda Sulbar tetap menutup diri terhadap wartawan maka silakan laporkan kepada saya. Insya Allah, laporan itu akan saya tindaklanjuti dan bahkan saya prioritaskan untuk ditangani lebih lanjut,” janji Kapolda yang mendapat aplaus dari puluhan wartawan itu.

Ia juga berharap, kedepan teman-teman wartawan yang ada di Sulbar sedapat mungkin ada perwakilan media mendampinginya saat melakukan kungjungan kerja ke daerah-daerah.

“Tolong ibu Mashura untuk bisa meningkatkan kerjasama dengan media. Saya mau agar ada perwakilan media mendampingi saya saat kungjungan ke daerah-daerah,” pintanya lagi.

Saat ini era digital kata dia, wartawan media online, TV maupun radio dituntut untuk bekerja lebih cepat. Namun ia tetap menghimbau agar wartawan tetap mengedepankan kode etik dalam melaksanakan tugas jurnalistik sesuai dengan amanat Undang-Undang Pokok Pers dan UU tentang Keterbukaan Informasi.

Sementara itu, Mursalim Madjid selaku perwakilan PWI Sulbar turut mengapresiasi pola kemitraan yang telah dibangun oleh jajaran Polda Sulbar.

“Selama ini kerjasama Polda dengan wartawan sudah cukup dinamis. Ini yang harus dipertahankan kedepannya,” kata Salim.

Mursalim juga menegaskan, jika nanti ada wartawan yang bekerja tidak sesuai dengan kode etik maka oknum yang bersangkutan bisa ditindak sesuai dengan aturan hukum yang berlaku di republik ini.

“Tak ada satupun manusia yang kebal hukum dan termasuk wartawan. Jika salah maka saya rasa oknum itu harus mempertanggungjawabkannya,” pintanya. (AC1)

Rekomendasi Berita

Back to top button