Beranda SULAWESI BARAT Majene Karhutla di Desa Lalattedong Sempat Ganggu Akses Jalur Trans Sulawesi, BPBD Majene...

Karhutla di Desa Lalattedong Sempat Ganggu Akses Jalur Trans Sulawesi, BPBD Majene Kerahkan Damkar

65
Screenshot

MAJENE– Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Desa Lalattedong,, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, sempat mengganggu arus lalu lintas di Jalur Trans Sulawesi,.Senin, 17/8/2026.

Api pertama kali terlihat sekitar pukul 19.00 WITA di lahan alang-alang dan semak belukar yang berada tak jauh dari bahu jalan. Karena angin kencang, api cepat merambat dan asap tebal menyebar ke badan jalan.

Kepala Pelaksana BPBD Majene, Suardi, S.Ag,M.Pd membenarkan kejadian tersebut. “Kami menerima laporan dari warga dan petugas Damkar Kecamatan Sendana, Asap cukup tebal sehingga jarak pandang pengendara bisa terbatas,” jelas Kalaksa BPBD Majene.

Mendapat laporan, BPBD Majene langsung mengerahkan 1 unit mobil Damkar, tim TRC, dan dibantu TNI, Polri serta warga untuk melakukan pemadaman.

“Tim tiba di lokasi beberapa menit kemudian. Kami fokus memadamkan titik api yang dekat jalan dulu agar jalur Trans Sulawesi bisa kembali normal,” ujarnya.

Proses pemadaman masih terus berlangsung. Selama kejadian, arus kendaraan dibantu pengaturan oleh Satlantas Polsek Sendana.

Kalaksa BPBD mengimbau masyarakat, khususnya di sekitar Jalur Trans Sulawesi, untuk tidak membakar sampah atau membuka lahan dengan cara dibakar saat musim kemarau.

“Ini sangat berbahaya. Selain merusak lingkungan, asap juga bisa menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Kami minta warga lebih hati-hati,” tegasnya.

Hingga saat ini BPBD Majene bersama pihak kecamatan masih melakukan pemantauan di lokasi untuk memastikan tidak ada bara api yang menyala yang berpotensi merambat ke pemukiman penduduk..

Penulis Acoantara