Minggu , September 20 2020
Home / Hukum / Kasus Salutambung-Urekang, Kejati Kembali Tetapkan Dua Tersangka Baru

Kasus Salutambung-Urekang, Kejati Kembali Tetapkan Dua Tersangka Baru

Mamuju – Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Sulawesi Barat, kembali menetapkan dua orang tersangka baru atas kasus penigkatan jalan ruas Salutambung – Urekang, Kabupaten Majene.

Hal ini sebagai mana hasil pres release dalam kegiatan konfrensi pers yang digelar penyidik Kejati Sulbar di Mamuju, Rabu, 15/7.

Proyek pembangunan ruas jalan Salutambung-Urekang ini dilaksanakan di tahun anggaran 2018 dengan pagu anggaran senilai Rp. 9.500.000.000,- dan setelah di Lelang Senilai Rp. 8.831.279.000.

Penyidik kejati menetapkan 2 (dua) tersangka yaitu dari pihak swasta sebagai penyedia barang a.n tersangka H. Rahbin berdasarkan Surat Perintah Penyidikan nomor : PRINT – 119/ P.6.5/ Fd.2/ 03/ 2020 tanggal 05 Maret 2020 dan tersangka Mohammad Imhal berdasarkan Surat Perintah Penyidikan nomor : PRINT – 118/ P.6.5/ Fd.2/ 03/ 2020 tanggal 05 Maret 2020 yang sekarang perkarnya sudah dilimpahkan ke tahap penuntutan.

“Dalam perjalanan kasus tersebut terungkap fakta ada pihak swasta lain yaitu saudara “AD” (sudah tertangkap) lebih awal dan sudah ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Surat Perintah Penyidikan nomor : PRINT – 123/ P.6.1/ Fd.2/ 03/ 2020 tanggal 10 Maret 2020.

Pada saat ini Penyidik Kejati Sulbar berhasil menyita dan menyelamatkan kerugian negara sebesar Rp. 183.000.000,- (seratus delapan puluh tiga juta rupiah).***

(press release)

About admin

Awalnya saya tak pernah berpikir untuk menjadi jurnalis. Pada tahun 2006, saya dipaksa untuk menjadi pewarta oleh om MP yang saat itu bekerja di koran harian Mercusuar, Palu, Sulteng. Sejak itu, meski harus tertatih-tatih, akhirnya profesi ini saya geluti dengan serius untuk menjadi jurnalis yang profesional. Tepat tahun 2008, saya milih hijrah dari Palu ke Mamuju untuk mengembankan koran Suara Sulbar. Namun usianya hanya setahun sehingga saat itu ikut memberanikan diri melamar di perusahaan BUMN LKBN Antara Biro Sulselbar. Bekerja di kantor berita negara ini cukup lama. Bahkan masyarakat Sulbar lebih akrab mengenal nama saya dengan sapaan Acho Antara alias A. Acho Ahmad AH. Selepas bekerja di LKBN Antara pada tahun 2017, saya pun mendirikan media online Mediasulbar. Com dibaeah naingan PT Media Sulawesi Barat, sebagai jembatan untuk menyalurkan informasi, edukasi bagi masyarakat Sulbar. Kami bertekad kuat, kelak mediasulbar. Com jadi referensi oleh pembaca berita guna kemajuan daerah di Tanah Malaqbi Mandar.. Wassalam..
error: Content is protected !!