Kejaksaan Negeri Majene Musnahkan Barang Bukti, Karutan Majene : Wujud Sinergi Penegak Hukum

RutaNe_Info, MAJENE – Mewakili Kepala Rutan Majene, Kasubsi Pelayanan Tahanan Muhammad Arham menghadiri kegiatan pemusnahan barang bukti/barang rampasan yang telah mempuanyai kekuatan hukum tetap (inkracht) di Kejakasaan Negeri Majene. (28/12/2022)

Kegiatan Pemusnahan ini juga di hadiri dan disaksikan langsung oleh Wakil Ketua Pengadilan Negeri Majene Roisul Ulum, Kasat Reskrim Polres Majene IPTU Budi Adi.

Saat memberi sambutan, Kajari Majene Benny Siswanto mengatakan bahwa pemusnahan barang bukti tersebut berdasarkan keputusan dan perintah dari pengadilan.

Kepala Kejaksaan Negeri Majene, Beny Siswanto menyampaikan sambutan

“Dalam rangka melaksanakan putusan pengadilan secara tuntas maka kita lakukan pemusnahan ini. Ini juga merupakan pencegahan disalah gunakannya kembali barang bukti tersebut dalam lingkungan masyarakat terlebih narkotika dan sejenisnya”. Ucap Beny Siswanto.

Beny menambahkan “Rincian barang bukti tersebut diantaranya narkotika jenis sabu 4,7 gram, 12 rb lebih obat jenis bojek, seribu lebih obat jenis dekstro, dan 55 obat jenis ifarsyl, serta 24 barang-barang yang lainnya. Semua itu hasil barangbuti dari 35 perkara”.

Kasubsi Pelayanan Tahanan Muhammad Arham menghadiri kegiatan pemusnahan barang bukti/barang rampasan yang telah mempuanyai kekuatan hukum tetap (inkracht) di Kejakasaan Negeri Majene

Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Majene Muhammad Arham menuturkan bahwa dengan dihadirinya berbagai pihak penegak hukum pada acara tersebut jadi bukti keseriusan dalam hal memberantas tindak kejahatan Kabupaten Majene.

Ditempat lain, Kepala Rutan Majene Mansur menyampaikan bahwa pemusnahan barang bukti yang dilakukan jajaran Kejaksaan Negeri Majene merupakan wujud nyata keseriusan dalam hal penegakan hukum dan untuk memberantas tindak kejahatan.

Poto Bersama seluruh penegak hukum se- Kabupaten Majene

“Kami sudah sampaikan bahwa pihak kami semuanya akan terus mendukung dan bersinergi dengan semua penegak hukum di Kabupaten Majene”. Tutur Salah Satu Kepala UPT Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Sulawesi Barat tersebut.

Untuk Barang sejenis sabu dan obat-obatan maka pemusnahannya dengan dilarutkan sedangkan barang bukti seperti parang/pisau dimusnahkan dengan di gurinda. Selebihnya dimusnahkan dengan dibakar habis. (AM/Humas Rutan Majene)

Rekomendasi Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button