Kijang Tua Dikembalikan, Ratusan Warga Majene Ikut Mendampingi Relawan Siaga 86

Majene – Ratusan warga kabupaten Majene, Sulawesi Barat, ikut serta mendampingi tim relawan Siaga 86, untuk menyerahkan fasilitas mobil ambulance kepada pemerintah setempat.

Pemantauan mediasulbar.com di Majene, Senin, 22/6, warga perkotaan memadati rumah Kepala Lingkungan Lipu, Aslan yang juga selaku koordinator relawan siaga 86. Kehadiran mereka sebagai bentuk empati atas kerja sosial yang sangat membantu warga kurang mampu.

Aslan, harus rela melepas mobil kijang tua yang selama empat tahun telah menjadi teman setiap saat, setelah pemerintah daerah meminta untuk dikembalikan dalam rangka menata aset daerah sebagai tindaklanjut rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebagai target pencapaian tata kelola penggunaan keuangan menuju target WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) tahun 2020.

Koordinator Relawan Siaga 86 Aslan saat menyerahkan kendaraan milik pemerintah kabupaten Majene.

Ratusan warga dengan menggunakan kendaraan roda dua, sungguh antusias mengiringi proses pengembalian kendaraan itu. Bahkan, dua aparat Satlantas Polres Majene, turut ikut mengamankan proses penyerahan kendaraan menuju kantor bupati Majene.

Dengan mata berkaca -kaca, Aslan mengaku sangat berat mengembalikan mobil itu. Namun demikian, keputusan pemerintah tak bisa dilawan dan harus ikhlas karena mobil kijang tua ini memang aset milik negara.

Kendaraan operasional yang dalam empat tahun terakhir ini kata dia, telah banyak melayani rubuan masyarakat Majene maupun Polman yang setiap saat membutuhkan kendaraan gratis untuk aksi kemanusiaan.

Ia juga memberikan penghargaan atas supoort teman teman yang rela berpanas panasan mendampingi proses serah terima barang itu.

Setiba dikantor Bupati Majene, Kaslan langsung menyerahkan kunci kendaraan yang diterima pejabat sementara Sekda Majene.

Dalam kesempatan itu penjabat Sekda Majene, Burhanuddin menyampaikan, terkait informasi bahwa kendaraan itu diminta pemerintah karena menjadi temuan oleh BPK ditampiknya.

“Baru hari ini akan dilakukan LHP (Laporan Hasil Pemeriksaan) BPK. Jadi, belum kita tahu hasilnya. Karena adek datang membawa ini mobil maka kami terima,” katanya.

Usai penyerahan kendaraan, ratusan warga bersama relawan siaga 86 membubarkan diri.***

Rekomendasi Berita

Back to top button