oleh

Lagi, Bupati Majene Pelopori Penanaman 20.000 Bibit Kopi di Desa Bambangan

MalundaLagi, Bupati Kabupaten Majene Sulawesi Barat, H.Andi Achmad Syukri Tammalele, kembali mempelopori kegiatan penanaman 20.000 bibit kopi di areal perkebunan Desa Bambangan, Kecamatan Malunda, Sabtu, 30/7/2021.

Bupati Majene Andi Achmad Syukri Tammalele dan Kapolres Majene saat mengikuti kegiatan penanaman bibit kopi di Desa Bambangan Kecamatan Malunda.

Kegiatan Penanaman Kopi di Desa Bambangan oleh Bupati Majene juga disertai Kapolres Majene, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan beberapa pejabat daerah lainnya.

Bupati Majene Andi Achmad Syukri Tammalele dalam kesempatan itu menyebutkan bahwa pengembangan tanaman kopi sudah sangat tepat untuk menopang kebutuhan ekonomi masyarakat petani yang ada di daerah ini.

” Saat ini industri kopi Indonesia masih memiliki prospek yang sangat baik. Sebab, negara kita tercatat penghasil kopi terbesar ketiga dunia. Maka dari itu, pengembangan komoditas tanaman kopi yang digulirkan oleh pemerintah desa sudah tepat. Semoga kegiatan penanaman bibit kopi di desa ini berkembang dengan cara meningkatkan areal tanam. Dengan begitu, kita menaruh harapan besar agar apa yang kita tanam hari ini, kelak kita pula yang memetiknya,” kata Andi Achmad Syukri.

Bupati Majene Andi Achmad Syukri Tammalele dan Kapolres Majene dalam agenda kunjungan kerja ke Kecamatan Malunda.

Ia memaparkan pengembangan kopi di daerahl masih perlu ditingkatkan mengingat saat ini industri kopi Indonesia baru mampu menyerap sekitar 35 persen produksi dalam negeri dan sisanya sebesar 65 persen masih diekspor dalam bentuk biji.

Meski begitu, Bupati Majene mengatakan kopi merupakan komoditas ekspor unggulan dan menjadi penghasil devisa terbesar keempat setelah sawit, karet, dan kakao.

Saat ini di Indonesia, industri kopi kebanyakan hanya diolah sebagai bahan makanan dan minuman. Mengingat keterbatasan pengembangan yang terhambat alat produksi dan sumber daya manusia yang miinim.

Karena itu, AST berharap agar ke dephanya untuk minuman tapi juga untuk kosmetik, obat-obatan, dan sebagainya,” kata dia.****

Penulis MS

 

 

 

Tentang Penulis: Acho Ahmad

Gambar Gravatar
Pemilik nama lengkap Aco Ahmad Andi Hamid merupakan CEO Mediasulbar Group sekaligus Pendiri dan pemimpin Umum Kantor Berita Online mediasulbar.com kini tengah fokus merambah bisnis industri media dengan meningkatkan performa kualitas sajian berita aktual yang terjadi di daerah. Awalnya saya mencoba belajar jadi koresponden di stasion Metro TV untuk penugasan areal liputan Mamuju pada tahun 2004. Namun saat itu masih sebatas magang dan hanya mampu bertahan beberapa bulan saja. Selanjutnya saya hijrah ke kota Palu di tahun 2006, dan bekerja di koran Harian Mercusuar Sulteng. Seiring berjalannya waktu, tepat akhir tahun 2008, ajakan pulang kampung oleh bapak H Muhammad Saal (Mantan Wakil Bupati Kabupaten Pasangkayu) untuk mendirikan Koran Suara Sulbar yang berkedudukan di Rangas, Mamuju dengan posisi jabatan selaku Pemimpin Redaksi. Namun perusahaan koran ini rupanya usianya hanya setahun saja, sehingga saat itu pun saya cukup stress telah kehilangan pekerjaan. Ujian itu tidak berlangsung lama karena perum LKBN Antara Biro Sulselbar membuka lowongan kerja untuk klasifikasi wartawan. Sebelum mundur di LKBN Antara pada tahun 2017, saya pun sebetulnya lebih awal mendirikan media online Mediasulbar.com dibawah naungan PT Media Sulawesi Barat sejak tahun 2015. Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh..!!!