MAHASISWA DESAK DPRD SULBAR GUNAKAN HAK ANGKET

Mamuju,  – Puluhan massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Indonesia kembali mendesak lembaga Dewan Pewakilan Rakyat Daerah (DPRD)  Sulawesi Barat gunakan hak angkat dengan segera melaksanakan rapat paripurna pemberhentian gubernur terkait obsesinya merubah sila Pancasila.

 

Hal ini ditegaskan Andi Negara dalam orasinya ketika mennggelar aksi unjuk rasa di kantor DPRD Sulbar, Senin (27/11).

 

Andi Negara mengatakan bahwa, Bangsa yang besar adalah Bangsa yang tidak pernah melupakan pejuangnya. Maka dari itu,  jika ada orang apatalagi pejabat publik yang ingin merongrong nilai nilai Pancasila maka baiknya pejabat itu harus segera dilengserkan dari kedudukannya.

 

“Nah,  jika kemudian ada pemimipin yang ingin mengubah pancasila, maka hanya ada satu kata lengserkan karena sangat berbahaya jika ada pejabat publik yang trrobsesi mengubah Pancasila, ” Tegas Andi Negara.

 

Senada dikemukakan,  Amiruddin bahwa kisruh Pancasila oleh gubernur telah berefek luas di masyarakat dan itu tak bisa dibiarkan berlarut begitu saja. (acc)

 

Untuk itu,  mahasiswa akan terus mengawal kasus ini hingga lembaga DPRD mengambil langkah tegas untuk segera menggelar rapat paipurna pemberhentian Gubernur Sulbar.

Rekomendasi Berita

Back to top button