Selasa , November 24 2020
Home / Hukum / Nurlela Darwis Resmi Laporkan Ketua DPRD Majene

Nurlela Darwis Resmi Laporkan Ketua DPRD Majene

Nurlela Darwis saat melaporkan ketua DPRD Majene, Salmawati

MAJENE – Mantan anggota DPRD Majene, Sulawesi Barat, Lela Darwis, akhirnya resmi laporkan ketua DPRD Majene, Salmawati terkait dugaan pencemaran nama baik.

“Hari ini tepat pukul 09.19 Wita, saya sendiri mendatangi kantor Polres Majene untuk melaporkan Ketua DPRD Majene atas dugaan pencemaran nama baik. Kami sangat dirugikan atas ciutan postingan di media sosial oleh Ketua DPRD Majene Salmawati yang ikut mempermalukan keluarga kami dihadapan publik,” kata hj Nurlela Darwis yang dihubungi via telepon di Majene, Senin, 31/8.

Nurlela Darwis sangat terpukul dan merasa dipermalukan nama besar keluarganya sehingga sepakat melaporkan Ketua DPRD Majene, Salmawati Djamado keranah hukum.

 

Berikut screenshot isi pesan tertulis di beranda facebook Lela Darwis yang mencantumkan foto komentar percakapan akun facebook Salmawati Djamado (Ketua DPRD Majene) yang dianggap melakukan pencemaran nama baik, Minggu, 30/8.

“Upaya hukum ini kami lakukan sebagai bentuk perjuangan saya mempertahankan harga diri keluarga kami, persoalan ini kita bawa ke ranah hukum saja agar publik mengetahui kebenaran atas ciutan Ketua DPRD yang kami anggap menyesatkan,” ujarya.

Nurlela berharap, laporan ini segera diusut tuntas agar masyarakat Majene mengetahui kebenaran dari sebuah kasus yang dilaporkan ke penyidik aparat Polres Majene.

Postingan yang menyudutkan Nurlela Darwis ini jadi viral dan banyak yang mensupportnya agar bisa bersabar atas cacian yang dilontarkan pimpinan DPRD Majene melalui akun Facebook.***

Penulis Acho Antara

About admin

Awalnya saya tak pernah berpikir untuk menjadi jurnalis. Pada tahun 2006, saya dipaksa untuk menjadi pewarta oleh om MP yang saat itu bekerja di koran harian Mercusuar, Palu, Sulteng. Sejak itu, meski harus tertatih-tatih, akhirnya profesi ini saya geluti serius untuk menjadi jurnalis yang profesional. Tepat tahun 2008, saya milih hijrah dari Palu ke Mamuju untuk mengembankan koran Suara Sulbar. Namun usianya hanya setahun sehingga saat itu juga ikut memberanikan diri melamar di perusahaan BUMN LKBN Antara Biro Sulselbar. Bekerja di kantor berita negara ini cukup lama. Bahkan masyarakat Sulbar lebih akrab mengenal nama saya dengan sapaan Acho Antara alias A. Acho Ahmad AH. Selepas bekerja di LKBN Antara pada tahun 2017, saya pun mendirikan media online Mediasulbar. Com dibawah naungan PT Media Sulawesi Barat, sebagai jembatan untuk menyalurkan informasi, edukasi bagi masyarakat Sulbar. Kami bertekad kuat, kelak mediasulbar. com jadi referensi oleh pembaca berita guna kemajuan daerah di Tanah Malaqbi Mandar.. Wassalam..
error: Content is protected !!