Menanti Komitmen AST-Aris Membangun Pendidikan

Oleh:

HERMAN HAERUDDIN M.Pd.

Investasi di bidang pendidikan merupakan manifestasi besar dalam rangka menyiapkan generasi muda masa depan yang tangguh dalam menyambut era globalisasi, era teknologi yang kian kompleks persaingan dengan negara maju.

Perlu kita sadari bahwa hampir dipastikan bahwa tidak ada perkembangan suatu negara tanpa pendidikan. Sebab pendidikan adalah akar segala peradaban suatu bangsa. Demikian juga di Sulawesi Barat sejak terbentuknya Tahun 2004 silam sudah menjadi kesepakatan bahwa Majene adalah kota pendidikan di Provinsi ke 33 ini. Namun apa jadinya kalau Majene yang mengklaim dirinya sebagai kota pendidikan sejak enam belas tahun lalu berjalan stagnan.

Terbangunnya Kampus-kampus besar di Majene seperti STAIN, UNSULBAR, STAI DDI, TOMAKAKA, dan kampus kampus lainnya tidak mempengaruhi perkembangan pendidikan di Kota tua ini.
Menurut Data Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP SULBAR) bahwa capaian Indeks Pembangunan Mamanusia (IPM) tahun 2017-2018 pada masing masing kabupaten di Sulbar, Kabupaten Majene berada pada urutan Ketiga Setelah Mamuju, Mamuju Utara, dan Majene Setara dengan Polman. Dan sepanjang 2016-2018 Belum pernah mencapai Standar Nasional Pendidikan (SNP4).

Padahal Majene wajib untuk menduduki posisi teratas pada bidang IPM nya. semestinya Pendidikan di Majene tidak boleh kendor dan menjadi kiblat pendidikan di daerah- daerah lainnya

Kemajuan pendidikan tidak terlepas dari kepedulian seorang kepala daerahnya, tergantung sampai di mana kepala daerah betul betul dapat merawat pendidikan secara baik. Sarana dan Prasarana perlu di perbaiki, Kualitas SDM guru ASN dan Honorer harus ditingkatkan.

Penulis berfikir bahwa Insya Allah ketika rakyat memberikan mandat kepada Pasangan Calon kepada daerah AST ARIS, maka saya percaya pendidikan akan maju dan IPM akan meningkat. Bukan tanpa alasan sebab AST sendiri adalah mantan kepala Dinas Pendidikan Sulawesi Barat yang tahu persis tetebengeknya soal pendidikan. Pengalaman yang ia miliki selama pemimpin instansi pendidikan tersebut akan diaktualkan dalam memimpin Majene kedepan.

Tidak ada lagi istilah sekolah atapnya bocor, kekurangan guru, tidak ada perpustakaan dan kurangnya sarana prasarana sekolah. Jangan ada lagi terdengar soal siswa putus sekolah atau mahasiswa putus kuliah karena tidak mampu membayar SPP.
Kita yakin bahwa di tangan calon bupati dan wakil bupati Majene, Andi Sukri Tammalele bersama Arismunandar Kalma (AST ARIS) maka pendidikan akan lebih maju dan berkembang sebagai mana yang dicita-citakan oleh pejuang pembentukan provinsi Sulawesi Barat.***

Rekomendasi Berita

Back to top button