Merawat Momentum Emas Paslon AST-Aris Memimpin Majene

 

Oleh: Herman M.Pd

Setiap orang memiliki moment untuk bisa sukses. Tergantung orang tersebut apakah bisa memanfaatkan momennya dengan baik atau hanya membiarkannnya berlalu begitu saja, sebab moment emas hanya bisa datang sekali.

Masih banyak pelaku sejarah diantara kita yang menyaksikan langsung Tahun 1998 saat runtuhnya Presiden RI ke dua, H.M.Seoharto yang sempat berkuasa kurang lebih 32 tahun.

Presiden Soeharto turun dari tahtanya setelah pemuda dari penjuruh tanah air melakukan aksi demonstrasi oleh mahasiswa se Indonesia di bawah kendali HM. Amin Rais, seorang tokoh nasional yang diberi gelar toko Reformis. Tokoh sekaliber ini yang tidak bisa memanfaatkan momennya secara tepat. Pemilihan presiden saat itu malah menyodorkan Abd. Rahman Wahid menjadi presiden dan akhirnya berhasil.

Setelah mantan presiden itu jatuh lalu digantikan oleh Megawati sesuai dengan Konstitusi. Lalu pemilihan presiden selanjutnya Amin Rais maju sebagai Calon Presiden tapi juga gagal dikalahkan oleh SBY (Susilo Bambang Yudhoyono). Sebab Saat itu SBY yang memiliki momen tepat untuk harus menjadi presiden. Sementara Moment Amin Rais telah berlalu. Ketidak mampuanya mengolah moment tersebut akhirnya hanya bisa merebut kursi Ketua MPR RI.

Dalam konteks Pilkada Majene tahun 2020, tentu ini merupakan moment besar untuk pasangan calon bupati dan wakil bupati Majene, Andi Achmad Sukri Tammalele bersama Arismunandar Kalma (AST-Aris). Animo dukungan rakyat dari delapan kecamatan sangat merata sehingga kondisi ini wajib untuk dipertahankan untuk hadirnya perubahan dari berbagai aspek.

Maka segenap pendukung baik koalisi partai maupun relawan agar bisa merawat peluang itu dengan cara meningkatkan pergerakan serta bahu- membahu memanfaatkan moment ini dengan sebaik baiknya dengan memenangkan Pilkada tahun ini.

Sebab Tahun ini 2020, adalah moment emas untuk AST-ARIS menahkodai Mejene selama lima tahun akan datang.

Keuntungan pasangan nomot urut 02 ini tak bisa dipungkiri dengan hadirnya sosok sang maestro politik ulung H. Kalma Katta yang setiap waktu ikut mendampingi setiap kampanye di berbagai kecamatan yang ada di Majene. Sosok Bupati Majene selama dua periode ini masih sangat dirindukan kepemimpinannya oleh masyarakat.

Kematangan politik pak Kalma tentu ikut mendongkrak keterpilihan paslon AST-Aris pada 9 Desember 2020.

Apalagi, kedua, pasangan ini adalah putra asli Mandar yang lahir dan besar di Majene, kemudian AST adalah tokoh kharismatik yang berpengalaman di bidang pendidikan dan pemerintahan sebab beliau adalah mantan Kepala Dinas pendidikan Sulbar dan mantan Sekretaris Daerah Kab. Majene.

Sementara Aris Munandar adalah idola para pemuda saat ini. Sosok Aris dikenal sebagai pibadi sederhana yang lahir dari rahim keturunan bangsawan.

Bahkan, Arismunandar punya
pengalaman bersama organisasi kepemudaan dengan jabatan selaku ketua KNPI Majene. Tidak salah jika sosok Aris jadi magnet bagi generasi Millenial di bumi Assamallewung ini.

Semoga harapan kita jadi nyata dengan kerja keras seraya bermunajab ke hadapan Allah SWT,… Yakin Usaha Akan Sampai, Manjadda wajada. Bahwa usaha tidak akan pernah mengkhianati hasil.****

 

Editor: Acho Antara

Rekomendasi Berita

Back to top button