Kamis , Mei 13 2021
Home / Daerah / Pastikan Perayaan Paskah aman, Polres Majene Perketat Pengamanan Gereja

Pastikan Perayaan Paskah aman, Polres Majene Perketat Pengamanan Gereja

Majene – Kepolisian Resor Majene akan memperketat pengamanan di gereja-gereja saat perayaan Paskah di Kota Majene. Pengetatan pengamanan itu menyusur adanya aksi terduga teroris di Makassar dan Mabes Polri beberapa waktu lalu.

“Pada Paskah tahun ini kami melakukan pengamanan yang diperketat di Gereja dan rumah ibadah, terutama saat perayaan paskah terutama bagi orang yang membawa barang dan kendaraan tidak diperkenankan masuk ke wilayah gereja,” kata Kabag Ops AKP Ujang Saputra, Kamis (1/4/2021).

Selain memperketat disekitar area gereja, Polres Majene juga memperkuat deteksi intelejen dalam mencegah pergerakan terduga teroris di wilayah majene. Kegiatan pengamanan gereja juga melibatkan dari Sat. Brimob Polda Sulbar, TNI serta keamanan gereja selama pengamanan Paskah.

“Pihak gereja kami libatkan untuk membantu keamanan karena pihak gereja itu sendiri yang mengetahui dan mengenal para Jemaah yang akan masuk dalam gereja,” ucapnya.

Untuk mencegah hal yang diinginkan terhadap personil Polri, Kami juga melarang untuk melakukan patroli sendirian agar tidak jadi korban serangan pelaku kejahatan termasuk terduga teroris.

“Setidaknya dalam melakukan patrol Minimal dua orang” kata Ujang

Pimpinan GPIB Immanuel majene Pdt. Maety Nurhakim Timomor, S.Th juga mengucapkan terima kasih sebesar besarnya kepada personil Polres Majene yang aktif melaksanakan Patroli, memberikan Rasa aman di Gereja Protestan GPIB Immanuel Majene menjelang hari Paskah.

“Kami bersyukur ada Polri yang setia menjaga kami beribadah sehingga merasa aman dan nyaman dalam melakukan setiap aktivitas di gereja” ucapnya.***

Penulis; release hms

About admin

Awalnya saya tak pernah berpikir untuk menjadi jurnalis. Pada tahun 2006, saya dipaksa untuk menjadi pewarta oleh om MP yang saat itu bekerja di koran harian Mercusuar, Palu, Sulteng. Sejak itu, meski harus tertatih-tatih, akhirnya profesi ini saya geluti serius untuk menjadi jurnalis yang profesional. Tepat tahun 2008, saya milih hijrah dari Palu ke Mamuju untuk mengembankan koran Suara Sulbar. Namun usianya hanya setahun sehingga saat itu juga ikut memberanikan diri melamar di perusahaan BUMN LKBN Antara Biro Sulselbar. Bekerja di kantor berita negara ini cukup lama. Bahkan masyarakat Sulbar lebih akrab mengenal nama saya dengan sapaan Acho Antara alias A. Acho Ahmad AH. Selepas bekerja di LKBN Antara pada tahun 2017, saya pun mendirikan media online Mediasulbar. Com dibawah naungan PT Media Sulawesi Barat, sebagai jembatan untuk menyalurkan informasi, edukasi bagi masyarakat Sulbar. Kami bertekad kuat, kelak mediasulbar. com jadi referensi oleh pembaca berita guna kemajuan daerah di Tanah Malaqbi Mandar.. Wassalam..
error: Content is protected !!